A1news.co.id|Bener Meriah – Bencana yang terjadi melanda Bener Meriah dan Aceh Tengah beberapa pekan lalu tentu membuat kesedihan yang mendalam untuk Masyarakat Bener Meriah khususnya yang membuat banyaknya akses terputus serta tertimbun longsor.
Kejadian Banjir dan Longsor terjadi Pada Malam tanggal 25 November juga pada 26 Desember Dibeberapa wilayah Bener Meriah.
Dibalik kejadian ini, kita sangat berterima kepada donatur-donatur yang mau membantu untuk pembuatan Akses jalan menggunakan Alat Berat Excavator Pribadi mereka seperti dijalan akses desa Umah Besi menuju Ronga- ronga, Disana Alhamdulillah diturunkan Excavator milik Pribadi untuk pembuatan Akses darurat, ini tentu kita sangat bersyukur dan berterima kasih.
Namun hal yang tidak kita mengenakkan hati terdengar sampai ke setiap sudut masyarakat bahwa itu semua Swadaya tanpa ada campur tangan Pemerintah Daerah, nah ini kan keliru dan seolah-olah menyudutkan Pemerintah Daerah.
Hal ini tentu membuat nilai atau citra pemerintah daerah Bener Meriah tercoreng Merah dimata masyarakat.
Padahal faktanya tidak sedemikian, bahkan pemilik Excavator tersebut Alhamdulillah dibantu oleh pemerintah daerah untuk BBM Excavator juga Uang Saku.
Jika kita pahami kebenerannya ini kan hal yang mencoba memprovokasi dan menanam pemikiran Buruk masyarakat kepada Pemerintah Daerah yang sebelumnya ada yang menyatakan tidak ada campur tangan pemerintah daerah sedikit pun.
Ini kan aneh jadinya, lalu BBM yang diberikan Pemerintah Daerah itu kemana. Tanya nya
Maka dari itu Beliau Mendesak untuk meluruskan hal simpang-siur dimasyarakat, Pemilik Excavator tentu harus buka suara kepada publik. Tutupnya






















