A1news.co.id|Aceh Singkil – Sejumlah warga dari berbagai desa di Kecamatan Singkil mendatangi Kantor Camat pada Senin (19/1/2026).
Kedatangan mereka bertujuan memprotes Surat Keputusan (SK) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil terkait penetapan penerima bantuan stimulan hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi Rumah (R3) pascabencana banjir November 2025.
Poin Utama Polemik yakni,
Data Tidak Akurat : Warga dan mahasiswa menilai daftar penerima dalam SK tidak tepat sasaran.
Banyak korban yang rumahnya rusak justru tidak terdaftar.
Tuntutan Warga : Meminta SK tersebut dibatalkan atau dievaluasi secara transparan dan akuntabel.
Kondisi Lapangan : Camat Singkil, Khairuddin, menegaskan bahwa seluruh 16 desa di wilayahnya terdampak banjir, sehingga wajar jika muncul keresahan di masyarakat.
Menanggapi protes tersebut, Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman, mengambil langkah cepat dengan memerintahkan jajarannya untuk, melakukan pendataan ulang terhadap seluruh warga dan rumah terdampak.
Memastikan keadilan agar tidak ada korban bencana yang dirugikan dalam proses pemulihan.
Membuka ruang koordinasi antara kepala desa dan pemerintah daerah untuk memperbarui data penerima bantuan.
Data Kerusakan:
Berdasarkan data awal Pemkab Aceh Singkil, tercatat 3.431 unit rumah mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor tahun lalu, yang terbagi dalam kategori:
Rusak Berat
Rusak Sedang
Rusak Ringan
Saat ini, proses pendataan ulang sedang diupayakan agar program bantuan hibah R3 dapat segera disalurkan kepada mereka yang benar-benar berhak. (EW)






















