A1news.co.id|Bener Meriah – Perjalanan Aksi kemanusiaan Trio DAI RS Amal Sehat Wonogiri di Provinsi Aceh untuk tiga Kabupaten yaitu Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Tengah dan Bener Meriah
Rombongan di Ketua oleh Danang S.Kep, Ners, dr Laila Putri Nurhafsyah(Afsah), Hasti Ratna Sari Amd, Kep(Ipe).
Ketua Regu Danang S.Kep, mengatakan perjalanan Trio DAI di mulai dari tanggal 20 Januari 2026 dari Wonogiri menuju solo dan menuju Bandara Kualanamu.
Kemudian kami Trio DAI menuju Kabupaten Aceh Tamiang dan berkolaborasi dengan PMI Aceh Tamiang untuk melaksanakan aksi kemanusiaan di beberapa Desa di Kabupaten Aceh Tamiang.
Di Kabupaten Aceh Tamiang, tepatnya di hari pertama tanggal 23 Januari 2026 kami melakukan aksi perdana layanan kesehatan dan salurkan donasi di Desa Lintang Bawah, Batu Lapan ada 52 warga yang memeriksa Kesehatan nya.
Hari kedua tanggal 24 Januari 2026 ada dua Desa yang kita laksanakan layanan kesehatan dan salurkan donasi Desa Tanjung Karang, karang baru, 59 Warga Antusias mengikuti kegiatan yang laksanakan dan di Desa Sukajadi, karang baru, 25 Warga Memeriksakan Kesehatan mereka.
Hari ketiga, 25 Januari 2026 Desa Suka Rahmat, pematang durian, sekerak, 41 warga meriksa kesehatan mereka.
Dari Desa yang kami lakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis, mereka mengalami penyakit ISPA, gatal gatal dan lainnya.

Debu yang mengotori udara dan air bersih yang kurang pasca bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tengah, Ucap Danang.
Kami pun sangat berterima kasih kepada PMI Aceh Tamiang yang telah mendampingi kami selama di Aceh Tamiang dalam melaksanakan aksi kemanusiaan seperti memberikan pelayanan kesehatan secara gratis dan salurkan donasi, Ujarnya.

Selanjutnya, kami Trio DAI menuju Kabupaten Aceh Tengah yang terkenal udara yang dingin, segar dan ini merupakan perjalanan perdana bagi kami bersama driver kami Sandi.
Begitu tiba di kota dingin Takengon, kami langsung menuju markas PMI Aceh Tengah langsung di terima oleh Kepala Markas Iwan Rantony.

Tanggal 26 Januari 2026, Kami langsung menuju Kampung Bah Kecamatan Ketol Kabupaten Aceh Tengah, pada malam itu juga kami pun membuka layanan kesehatan dan salurkan donasi dan 66 warga memeriksa kesehatannya.
Keesokan harinya tanggal 27 Januari 2026, kami menuju Kampung Kegarang Kecamatan Bintang, 60 warga sangat antusias meriksa kesehatan yang kami laksanakan.
Dari Kampung Gegarang ini kami bisa melihat indahnya Danau Lut Tawar, udara yang segar dan bersih, Ungkap Danang.

Kemudian Tanggal 28 kami menuju Kabupaten Bener Meriah terkenal dengan Gunung Merapi Burni Telong dan pemandian air panas dan Bandara Rembele yang menjadi pusat penyaluran bantuan pasca bencana yang melanda Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Kami pun di tiba di Markas PMI Bener Meriah dan di sambut langsung oleh ketua dr Jawahir Syahputra dan relawannya.
Kami pun berdiskusi untuk kemana daerah tujuan untuk melaksanakan aksi kemanusiaan dan salurkan donasi dan hasilnya kami menuju ke Pemukiman Samar Kilang Kecamatan Syiah Utama.

Pemukiman paling ujung, Daerah perdalaman dan Terisolir pasca bencana yang melanda Kabupaten Bener Meriah.
Kami bersama Ketua PMI dan relawan sempat berpikir kalo barang yang di bawa di langsir naik sepeda motor dan mobil masyarakat, Ulas Danang.
Esoknya, 29 Januari 2026, kami berangkat menuju Samar Kilang, dengan perjalanan yang penuh ekstrim dan melewati jalan yang menjadi lokasi longsoran dan badan jalan yang hanyut dan hilang di hantam banjir bandang.

Dan jalan berlumpur sempat menjadi kendala mobil kami lengket dan terjebak di tengah jalan yang berlumpur dan Alhamdulillah semua aman dan terkendali.
Membuat kami lebih semangat dan menjadi pengalaman terindah bagi kami Trio DAI RS Amal Sehat Wonogiri dan relawan PMI Bener Meriah.

Karena mobil kami satu satu nya yang berhasil tembus Daerah terisolir Pemukiman Samar Kilang, kami pun tidak jadi melangsir barang barang.
Setiba di pemukiman Samar Kilang kami disambut langsung oleh Kepala Puskesmas Samar Kilang untuk melaksanakan aksi kemanusiaan pelayanan kesehatan dan salurkan donasi.

Setelah Shalat Magrib kami Trio DAI bersama PMI Bener Meriah menyumbangkan Al-Qur’an, Iqra, Sajadah, alat pembersih untuk Mesjid Al Mutakim dan bagikan kain sarung kepada jamaah shalat magrib.
Setelah isya, masyarakat datang ke tempat kami istirahat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, dengan di bantu Bidan Puskesmas dan Relawan.

dr Laila Putri Nurhafsyah(Afsah) dengan semangat mengatakan malam pun kita layani dan kami tetap semangat memberikan layanan kesehatan sembari tersenyum tanpa ada rasa lelah di wajah Trio DAI tersebut.
Dalam layanan kesehatan, Camat Syiah Utama hadir juga untuk memberikan semangat kepada kami agar tidak lelah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat kami di pemukiman Samar Kilang.

Sebanyak 60 warga memeriksa kesehatan secara gratis, ada yang sakit ISPA, Gatal dan jantung dan memberikan donasi bukan hanya itu, kami pun membagikan snack dan susu untuk anak anak yang ikuti orang tua nya memeriksa kesehatannya.
Selesai laksanakan kegiatan, malam itu juga kami di buat istimewa oleh Camat Syiah Utama dan pegawai, kami bersama PMI di suguhkan masakan daging rusa, daging yang gak pernah kami makan dan sangat lembut dagingnya.

Besoknya, tanggal 30 Januari 2026 pada hari jumat, kami melaksanakan kegiatan di Puskesmas Samar Kilang, pagi hari masyarakat sudah hadir dan sangat antusias memeriksa kesehatan nya.
Kami yang di bantu seluruh pegawai Puskesmas yang sangat luar biasa dan profesional dalam melayani masyarakat yang mau berobat.

Ratusan masyarakat berduyun duyun datang untuk berobat, dr Afsah sempat memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terkena penyakit stroke.
Setelah selesai shalat Jum’at, kami bersama PMI melanjutkan perjalanan pulang ke menuju markas PMI Bener Meriah.

Di tengah perjalanan kita juga menyumbangkan Al-Qur’an Iqra Sajadah alat pembersih di Mesjid Kampung Rusip Syiah Utama.
Danang di ujung pertemuan mengucapkan ribuan terima kasih kepada PMI Bener Meriah, Camat Syiah Utama, Kepala Puskesmas Samar Kilang, Mukim Samar Kilang dan masyarakat Samar Kilang yang sudah mendukung kegiatan kami selama dua hari di Samar Kilang.






















