A1news.co.id|Jakarta — Walikota Administrasi Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, panjatkan rasa syukur atas terjalinnya kerja sama dan sinergitas dari berbagai unsur masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan donor darah selama bulan ramadan di Ruang Ali Sadikin, Kantor Walikota Administrasi Jakarta Barat.
Kegiatan kemanusiaan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, organisasi kemasyarakatan Himpunan Bersatu Teguh yang diketuai oleh Andreas, bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta serta PMI Kota Jakarta Barat.
“Alhamdulillah masyarakat dan teman-teman sangat antusias mengikuti kegiatan donor darah ini,”kata Iin Mutmainnah.
Ia menjelaskan, kegiatan donor darah tersebut dilaksanakan secara serentak di tiga provinsi salah satunya di Jakarta Barat.
Khusus di Jakarta Barat, hingga saat ini jumlah perolehan sementara telah mencapai lebih dari 4.000 kantong darah, dan bisa saja bertambah karena proses pendataan masih terus berlangsung.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena kegiatan berskala besar seperti ini untuk pertama kalinya dilaksanakan di wilayah Jakarta Barat.
Ia mengungkapkan, kebutuhan darah di wilayah Jakarta setiap harinya dapat mencapai sekitar 1.000 kantong darah.
Oleh karena itu, dukungan dari berbagai unsur masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui kolaborasi ini kita dapat menghadirkan aksi kemanusiaan yang nyata. Mudah-mudahan perolehan 4.000 kantong darah yang diserahkan kepada PMI Provinsi DKI Jakarta dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.
Jika nantinya meraih rekor MURI, itu merupakan bonus dari kerja keras kita semua,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kerja sama dengan Himpunan Bersatu Teguh akan terus berlanjut melalui kegiatan sosial lainnya.
Salah satunya adalah rencana operasi katarak gratis yang akan digelar pada April mendatang sebagai bagian dari upaya mendukung program Jakarta bebas katarak.
Sementara itu, Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Beky Mardani, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat dan Himpunan Bersatu Teguh atas penyelenggaraan kegiatan donor darah yang berlangsung selama lima hari ini.
“Kegiatan ini sangat berarti bagi PMI dalam upaya menyediakan darah sesuai kebutuhan warga Jakarta dan sekitarnya,” kata Beky Mardani.
Ia menjelaskan, setiap hari PMI Provinsi DKI Jakarta harus menyiapkan sekitar 1.000 hingga 1.200 kantong darah untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit di Jakarta dan wilayah sekitarnya. Namun, selama bulan ramadan biasanya terjadi penurunan jumlah pendonor.
Dengan adanya kegiatan donor darah ini, diharapkan kebutuhan stok darah dapat terpenuhi, terlebih menjelang periode libur panjang Hari Raya Idul Fitri.
“Saya yakin apa yang dilakukan di sini sangat berarti, tidak hanya bagi ketersediaan darah di Jakarta dan sekitarnya, tetapi juga bagi para pendonor yang telah berkontribusi dalam aksi kemanusiaan ini,” jelas Beky Mardani.
Beky juga menambahkan bahwa pada periode H-5 hingga H+5 Lebaran, PMI Provinsi DKI Jakarta akan memberikan stimulus berupa bingkisan kepada masyarakat yang bersedia mendonorkan darahnya.
“Dengan berbagai rangkaian kegiatan ini, kami berharap ketersediaan darah di Jakarta tetap aman sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. PMI akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.(*)






















