A1news.co.id|Ogan Ilir – Universitas Sriwijaya (Unsri) menggelar kuliah umum bersama dai nasional Abdul Somad Batubara atau yang lebih dikenal UAS.
Kegiatan tersebut disambut antusias oleh ratusan mahasiswa dan mahasiswi yang hadir untuk menyimak tausiah serta motivasi dari ustadz kondang tersebut, dilaksanakan di masjid Nabawi universitas Sriwijaya ogan ilir.
“Rektor Taufiq Marwa mengatakan rasa bangga dan bahagia atas kehadiran Ustadz Abdul Somad di lingkungan kampus Universitas Sriwijaya,Ia berharap kuliah umum yang disampaikan dapat memberikan wawasan, motivasi, serta nilai-nilai moral dan Islami yang bermanfaat bagi para mahasiswa,jumat (13/03/2026).
“yang diwawancarai oleh awak media Menurutnya, kehadiran tokoh agama yang inspiratif seperti Ustadz Abdul Somad dapat menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk terus belajar dan mengembangkan diri,Kami mengucapkan selamat datang kepada Ustadz Abdul Somad. Semoga apa yang nanti disampaikan menjadi ilmu yang bermanfaat, khususnya bagi mahasiswa dan mahasiswi Unsri.
“Dalam ceramahnya, Ustadz Abdul Somad memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar fokus pada pendidikan dan tidak terjebak dalam hal-hal yang dapat mengganggu proses belajar,Ia bahkan mencontohkan pengalamannya selama menempuh pendidikan di luar negeri.
“Saya empat tahun kuliah di Kairo Mesir tidak pernah pacaran. Adik-adik jangan pacaran, sibukkan diri untuk belajar,” kata Ustadz Abdul Somad di hadapan para peserta kuliah umum,Ia juga menekankan bahwa kunci menyelesaikan kuliah dengan baik adalah kecerdasan secara intelektual, sekaligus emosional.
“Menurutnya, mahasiswa harus mampu mengendalikan diri dan memprioritaskan pendidikan dibanding hal-hal yang dapat menghambat prestasi akademik,Selain itu, ia juga mengingatkan mahasiswa untuk memilih bidang studi yang sesuai dengan minat dan kemampuan.
“Belajar di bidang yang tidak disukai, menurutnya, dapat membuat proses pendidikan terasa berat dan sulit berkembang secara maksimal,Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Abdul Somad juga menyinggung isu global, termasuk dinamika politik dunia dan konflik yang terjadi belum lama ini anatar Iran Vs Amerika Serikat dan Israel.
“Ia menjelaskan bahwa banyak konflik internasional sering kali dipicu oleh perebutan sumber daya alam, termasuk minyak seperti yang terjadi di wilayah Timur Tengah,Di akhir ceramahnya, ia juga menyinggung potensi besar yang dimiliki Indonesia.
Menurutnya, Indonesia bukan negara miskin, melainkan negara yang memiliki sumber daya melimpah, namun perlu pengelolaan yang baik agar dapat memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.(Amd)






















