A1news.co.id|Bekasi – Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla, memberikan apresiasi kepada 91 relawan yang telah membantu proses evakuasi insiden tabrakan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur.
Penghargaan yang diberikan di Markas PMI Kota Bekasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kesigapan, dan solidaritas para relawan PMI dalam merespon kejadian tersebut. Rabu (29/4).
Dalam sambutannya, Jusuf Kalla mengaku sangat bahagia karena dapat hadir di tengah-tengah para relawan yang senantiasa bekerja dan mengabdi kepada masyarakat. Namun sebelumnya, saya juga ingin menyampaikan duka cita yang mendalam kepada para korban yang meninggal dunia dalam musibah kecelakaan kemarin.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para relawan serta pengurus PMI yang telah bekerja dengan ikhlas dan penuh dedikasi dalam menangani peristiwa tersebut.
Menurutnya, dalam setiap musibah atau kecelakaan, PMI tidak mengenal batas wilayah. Yang menjadi batas hanyalah kemanusiaan.
“Karena pedoman kita adalah tiba di lokasi dalam waktu maksimal enam jam. Namun, kemarin bahkan dalam waktu sekitar setengah jam, relawan sudah berada di lokasi. Maksimalnya enam jam, tetapi tentu semakin cepat, semakin baik,” kata Jusuf Kalla.
Ia menambahkan, bahwa PMI selalu hadir di tengah masyarakat. Karena itu, kepercayaan masyarakat harus senantiasa dijaga melalui pelayanan yang cepat, tepat.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Jusuf Kalla menyampaikan penghargaan kepada seluruh relawan sebagai bentuk terima kasih atas pengabdian mereka.
“Sebagai tanda penghormatan dan apresiasi kepada para relawan, kami telah menyiapkan penghargaan sebagai bentuk terima kasih. Nantinya, penghargaan ini akan diserahkan melalui Ketua PMI Kota Bekasi, Ketua PMI Provinsi Jawa Barat, dan Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta, Beky Mardani, yang hadiri pada acara itu juga memberikan apresiasi atas kesigapan para relawan.
Beky Mardani menjelaskan, respons cepat ini melibatkan PMI dari berbagai daerah antara lain PMI Kota Bekasi mengerahkan 2 unit ambulans dan 1 unit mobil jenazah, PMI Kabupaten Bekasi menurunkan 1 unit ambulans dan 1 unit mobil jenazah, PMI Provinsi DKI Jakarta turut mendukung dengan 1 unit ambulans.
Selain itu, PMI Kota Jakarta Timur mengerahkan 1 unit ambulans, PMI Kota Jakarta Pusat mengirimkan 2 unit ambulans, 2 unit mobil jenazah, serta 1 Unit Reaksi Cepat (URC), PMI Kota Jakarta Utara menurunkan 2 unit mobil jenazah.
PMI Kota Jakarta Selatan turut berpartisipasi dengan 1 unit ambulans, 1 unit mobil jenazah, dan 1 Unit Reaksi Cepat, PMI Kota Jakarta Barat mengerahkan 1 unit ambulans dan 1 unit mobil jenazah. Dari luar wilayah DKI Jakarta, PMI Kabupaten Karawang mengirimkan 2 unit ambulans, serta PMI Kabupaten Tangerang turut memberikan dukungan dalam operasi kemanusiaan ini.
“Keterlibatan lintas wilayah ini membuktikan bahwa PMI bergerak dalam satu panggilan yang sama, yaitu kemanusiaan. Menurutnya, Kemanusiaan adalah milik semua, sehingga pengabdian kepada sesama adalah tugas mulia yang menyatukan kita semua,” jelas Beky Mardani.(*)













