Banda Aceh – Helatan Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Aceh ke-XIII baru direncanakan berlangsung pada bulan November 2026. Akan tetapi, bursa kandidat ketua telah muncul ke publik.
Dari pemberitaan media pada, Rabu (20/5/2026), setidaknya tiga nama mulai diperbincangkan. Mereka adalah Muhammad Saman, Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan PWI Aceh, Nasir Nurdin yang merupakan petahana serta Pemimpin Redaksi Harian Rakyat Aceh, Sulaiman.
Menyikapi munculnya tiga kandidat tersebut, salah seorang pengurus PWI Aceh, Kamis (21/5/2026) menyebut, hal itu adalah hak demokrasi para anggota organisasi profesi wartawan tertua di Tanoh Indatu (Aceh-red) dalam berkompetisi.
Namun, perlu diingat bahwa kepengurusan PWI Aceh Periode 2021-2026 masih menyisakan tugas berat. Yakni, penyelenggaraan konferensi.
Karenanya, kata dia, segenap daya kepengurusan PWI Aceh, harus dicurahkan untuk menyukseskan genta demokrasi lima tahunan tersebut.
Sejauh ini, panitia konferensi baru terbentuk dan membutuhkan tenaga, pikiran dan konsentrasi penuh dalam hal dukungan anggaran dan persiapan teknis pelaksanaan.
Bila dihitung, masih ada lima bulan lagi masa kepengurusan PWI Aceh untuk sampai pada “labuhan akhir” yakni Konferensi.
Hendaknya, para pengurus PWI Aceh tidak membuang energi dalam rivalitas, meski secara sehat. Melainkan, bersatu padu menuntaskan masa bakti yang muaranya adalah konferensi.
“Sebaiknya kita fokus untuk menuntaskan sisa pekerjaan periode kepengurusan 2021-2026 yang nantinya ditutup dengan Konferensi XIII pada November 2026. Ini kerja kolektif pengurus, bukan orang per orang,” kata salah seorang pengurus PWI Aceh di bawah kepemimpinan Nasir Nurdin. (*)






















