MENU

Dukung Kebun Induk Kopi Arabika Gayo, Sekda Mursyid Buka Diseminasi Dan Pembangunan Jejaring

3 menit membaca View : 9
Admin
Berita - 27 Jun 2026

A1news.co.id|Takengon – Sekda Aceh Tengah Drs. Mursyid, M.Si membuka secara resmi kegiatan Diseminasi dan Pembangunan Jejaring pembentukan Kebun Induk Kopi Arabika Gayo sebagai fondasi ketahanan ekologis dan ekonomi di Hulu DAS Meurebo, Sabtu (27/6).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Gedung Haji dan Umrah di hadiri langsung oleh Sekda Mursyid dan Direktur Eksekutif LSM Lipga, kegiatan ini dihadiri juga Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Setdakab Aceh Tengah Anshary, SE, M.AP, perwakilan DPRK, perwakilan Rektor IAIN, perwakilan Rektor UGP.

Perwakilan Kemenang Aceh Tengah, perwakilan BAPPEDA, perwakilan Dinas Perkebunan, Baitul Mal, Perwakilan Walhi Sadra Munawar, Reje Kampung Berawang Baro, para kepala Koperasi Kopi, para LSM dan Kelompok Tani dari Berawang Baro.

Direktur Eksekutif LSM Lipga Aceh Tengah Sunardi Gustiawan, SB, M.AP menyampaikan kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun dukungan dan jejaring untuk percepatan realisasi kebun induk Kopi bersertifikat dan kegiatan ini dilaksanakan oleh LSM LIPGA Aceh Tengah yang ke 6.

 

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang ke 6 dari 7 kegiatan, sebelumnya kegiatan pertama berawal dari Pemetaan Partisipatif dilanjutkan dengan Presentasi dari hasil Pemetaan, kegiatan kedua Lokakarya Perencanaan Kolaboratif, kegiatan ketiga Sekolah lapangan Pertanian Regeneratif.

 

Kegiatan keempat pendampingan teknis dan penyusunan protokol dan kegiatan kelima Advokasi dan Konsultasi Kebijakan” jelas Direktur Eksekutif LSM Lipga Aceh Tengah Sunardi Gustiawan, SB, M.AP.

 

Direncanakan pembentukan Kebun induk Kopi Arabika Gayo seluas 30 Hektar yang berada di Kampung Berawang Baro Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan tata kelola kawasan berbasis data lapangan, konservasi dan partisipasi masyarakat dalam mendukung Rehabilitasi DAS Meureubo serta pengembangan Kopi konservasi berkelanjutan melalui pembentukan Kebun Induk Kopi Arabika Gayo di Wilayah Perhutanan Sosial KTH-GFNP Kabupaten Aceh Tengah tambah Gusti.

 

Selanjutnya, Sekda Aceh Tengah Mursyid dalam sambutannya mengharapkan bahwa pembentukan Kebun Induk Kopi Arabika Gayo bukan hanya bertujuan untuk menyediakan sumber benih unggul yang bersertifikat.

“Pembentukan Kebun Induk Kopi Arabika Gayo ini bukan hanya bertujuan untuk menyediakan sumber benih unggul bersertifikat, akan tetapi juga menjadi model pengelolaan kawasan berbasis konservasi, rehabilitasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat” harap Mursyid.

 

Kemudian Mursyid menambahkan bahwasannya kegiatan ini agar dapat terwujud, maka perlu sinergi dari seluruh mitra yang berkaitan.

“Saya berharap seluruh pihak dapat mengambil bagian sesuai dengan kapasitas masing-masing, mulai Pemerintah Daerah, Perangkat Kampung, Perguruan Tinggi, Dunia Usaha, Koperasi, Kelompok Tani, Lembaga Pendamping dan seluruh mitra pembangunan perlu membangun sinergi agar cita-cita besar ini dapat diwujudkan bersama” tambah Sekda Mursyid.

 

Selain Sekda Mursyid dan Direktur Eksekutif LSM Lipga, kegiatan ini dihadiri juga Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Setdakab Aceh Tengah Anshary, SE, M.AP, perwakilan DPRK, perwakilan Rektor IAIN, perwakilan Rektor

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penandatangan Komitmen Bersama penyelamatan hulu DAS Meureubo dan keberlanjutan Kopi Arabika Gayo dan dilanjutkan dengan pemaparan dan diskusi panel dengan narasumber dari Pemerhati Sejarah dan Kopi Gayo Zulfikar Ahmat.(*)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    CLOSE ADS