
A1news.co.id|Takengon – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Takengon melaksanakan kegiatan panen raya komoditas ikan lele yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Takengon, Rusli, bersama pegawai dan melibatkan aktif Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan budidaya perikanan ini memanfaatkan lahan produktif Rutan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan.

Proses pemanenan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme, mencerminkan sinergi yang kuat antara pihak manajemen rutan dan warga binaan dalam mengelola sarana asimilasi yang ada.
Pelaksanaan panen lele ini merupakan wujud nyata dan implementasi langsung dari komitmen Rutan Takengon dalam mendukung program Ketahanan Pangan yang dicanangkan oleh Bapak Presiden.
Program ini dirancang untuk membekali WBP dengan keterampilan praktis di bidang budidaya perikanan darat.
Melalui pendampingan yang konsisten, para warga binaan diharapkan memiliki modal keahlian berwirausaha yang siap diaplikasikan secara produktif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya nanti.
Lebih lanjut, program pembinaan mandiri ini berjalan selaras dengan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mengoptimalkan pemberdayaan warga binaan demi mewujudkan pemasyarakatan yang maju dan berdampak.
Melalui integrasi program ketahanan pangan ini, Rutan Takengon membuktikan perannya bukan sekadar sebagai tempat penahanan, melainkan sebagai pusat pelatihan kerja yang transformatif.(*)

Tidak ada komentar