A1news.co.id|Aceh Utara – Hari Ke 18 Ramadhan 1445 Khatib Jumat diisi oleh Tgk.H.Dr.Mirjaz Iskandar,LC.MA dari Kota Madya Banda Aceh dengan tema Syukur Nikmat dan Kufur Nikmat, Jumat 29 maret 2024/18
Bulan ramadhan memasuki minggu ke 3 ramadhan tensi jemaah mulai menurut.Shaf salat sudah mulai longgar beda dengan minggu pertama ramadhan yang tensi nya sangat tinggi shaf padat sampai meluber ke luar.
Khatib menyampaikan peristiwa dijaman Rasulullah saw ada dua manusia yang Kufur akan Nikmat Allah tidak mengakui Harta nya adalah rejeki yang diberi oleh Illahi Rabby yaitu Khorun yang ingkar akan Nikmat Allah sehingga Allah menenggelamkan Harta kekayaan nya kedalam bumi dan dia mati dalam keadaan hina.
Dan Khatib juga mencerita seorang yang sangat miskin yang mempunyai Harta cuma sehelai kain yang harus bergantian dengan istrinya untuk shalat.
Pada suatu saat saklabah memohon kepada nabi untuk mencobanya supaya menjadi orang kaya.Pertama dan kedua kali permintaan saklabah ditolak oleh Rasulullah.
Dan yang ke 3 kalinya nabi pun memohon kepada Tuhan agar saklabah bisa jadi kaya.
Setelah nabi berdoa lalu menyerahkan sepasang kambing untuk dipelihara.
Dalam waktu singkat Kambing Saklabah bertambah hingga sampai nisab zakat maka saklabah pun mengeluarkan zakatnya.Bertambah tahun bertambah banyak pula jumlah kambing nya hingga zakatnya pun bertambah banyak.
Karena jumlah ternak kambing yang sudah bertambah banyak hingga harus penggembalanya keluar kota Madinah Dua buah bukit di Madinah penuh dengan ternak kambing Saklabah hingga membuatnya sibuk sekali tidak sempat lagi beribadah berjamaah bersama Rasulullah.
Diakhir kutbah Khatib menjelaskan akhir dari riwayat Saklabah yang mana Allah menurunkan 3 ayat dalam surat At-Taubah yang menerangkan tentang membangkangnya seorang hamba yang menolak mengeluarkan zakat.
Saklabah menolak utusan Rasulullah untuk mengambil zakat kambing nya yang sudah berapa tahun gak dikeluarkan hingga jumlah zakatnya sampai 400 ekor kambing.
Saklabah menuduh Rasulullah memerasnya sampai ratusan ekor kambing. Akhirnya Rasulullah marah pada Saklabah.
Saklabah tau kalau Rasulullah marah padanya dan takut hingga cepat cepat Saklabah membawa 400 ekor kambing untuk diterima sebagai zakatnya sudah berapa tahun gak dikeluarkan.
Tapi nabi menolak zakat Saklabah sampai Rasulullah wafat, dan di jaman Sahabat nabi pun menolak Zakat Saklabah hingga Saklabah meninggal dunia dalam keadaan HINA.(DIN)






















