A1news.co.id|Jateng – Nilai impor jagung nasional menurun berkat produksi jagung dalam negeri yang meningkat.
Saya harus mengacungkan jempol untuk para petani yang telah bekerja keras dalam meningkatkan produksi jagung ini.
Dalam acara pembinaan petani Jawa Tengah di GOR Satria Kota Purwokerto, kemarin, saya menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan peningkatan produksi juga terjadi pada komoditas padi, sehingga angka produksi terus bertambah dan cadangan strategis beras pemerintah dapat diamankan.
Untuk mendukung upaya peningkatan produksi itu, pemerintah melalui PT Pupuk Indonesia menyiapkan 1,7 juta ton pupuk bagi para petani, terdiri atas 1,2 juta ton pupuk bersubsidi dan 500.000 ton pupuk nonsubsidi.
Selama melakukan penanaman, para petani akan didampingi oleh penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) agar proses penanaman dan pemupukan yang dilakukan para petani lebih efektif.(Red)






















