A1news.co.id|Jakarta– Ajang bergengsi yang bertajuk MILO National Championship 2024 ini yang digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Ciracas Jakarta Timur Sabtu 03-02-2024.
Tim Bakri Asahan U-10 ( Macan Asahan) sukses taklukan Bandung Sain 5-0 kemarin Sabtu 3 Februari 2024 di Gor Ciracas Jakarta Timur.
Adapun para peserta dari berbagai daerah se-Indonesia U-10, U- 11 dan U-13, yang terdiri dari Provinsi Sumut, yakni Bakrie Macan Asahan yang menang 5-0 gol dari Tim Bandung Sain.
Kemenangan Bakrie Asahan Tim U-10 Macan Asahan ditambah membuat masuk grand final. Kemenangan U-10 Bakrie Asahan kostum Hijau berlatar kuning.
Menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Cooruptions Investigation Commite (DPP-CIC) Raden Bambang.SS mengungkapkan Saya berharap event turnamen MILO National Championship ini dapat membangkitkan semangat bermain dan berlatih sepak bola di lapangan bagi anak-anak setelah terhenti selama beberapa waktu akibat pandemi.
Serta menginspirasi anak Indonesia untuk menjadi pesepak bola yang nantinya dapat mengharumkan nama bangsa,
Khususnya nama daerah masing masing, Ujar Raden Bambang SS kepada awak media a1news.co.id, Sabtu 03-02-2024 di Gor Ciracas Jakarta Timur.
Begitu juga dengan Raden Bambang.SS yang memaparkan, “Hal ini penting untuk memajukan olahraga sepak bola Indonesia,
Dan perlu dukungan dari para instansi pemerintah di Kabupaten Asahan,serta masyarakat Asahan,karena memiliki calon garasi persepak bolaan di Asahan di masa mendatang.
Ketum CiC itu berharap dukungan Perintah Kabupaten Asahan,dapat membangkitkan semangat anak-anak Asahan dalam dunia olah raga dari berbagai aspek, Karena mereka merupakan aset Pemkab Asahan.
Dan Bambang berharap kepada pemain”, Keluarkan permainan terbaik kalian agar dapat menjadi juara sejati dengan terus mengamalkan nilai-nilai sportivitas, pantang menyerah, percaya diri, dan kerja sama tim.”tutur Ketua Umum CIC tersebut.
Selain itu Raden Bambang meminta kepada Bupati Asahan agar dapat memberikan dukungan penuh kepada para klub persepak bolaan yang ada di Asahan,
Karena mereka membawa nama besar Asahan, itu harus diperhatikan, jika seorang pemimpin daerah tidak bisa memberikan dukungan,
Untuk apa mengejar ambisi jadi kepala daerah,karena kepala daerah bukan ” Raja” yang harus disembah, melainkan kepala daerah adalah pelayan bagi masyarakat.
Jadi sudah seharusnya seorang bupati itu juga menjadi orang tua dimasyarakat Asahan umumnya.
Mulai dari Program Pengembangan Olahraga di Sekolah Dasar,” Pungkasnya.
Yang jelas kemenangan ke dua Bakrie Asahan dengan menaklukan Tim Mahesa Jakarta 3-0, Tim Bakrie U-10 Asahan memiliki bakat penerus persepak bolaan di tanah air. Armansyah)






















