A1news.co.id|Bireuen– Penjabat (Pj) Bupati Bireuen, Aulia Sofyan, Ph.D diwakili Sekda Ir Ibrahim Ahmad, MSi membuka forum konsultasi publik rancangan awal Rencana Kerja Pembangunan Kota (RKPK) Bireuen tahun 2025, digelar Bappeda Bireuen, Selasa (6/2/2024) pagi di Opprom Sekdakab Bireuen.
Kepala Bappeda Bireuen, Bob Miswar, SSTP MSi diwakili Sekretaris Bappeda Andri Syaputra, S.STP dalam laporan menjelaskan, kegiatan forum diskusi publik ini diikuti 70 peserta,
Terdiri dari perwakilan unsur stakeholder, Bappeda Aceh, perangkat daerah dilingkup Pemkab Bireuen, dan internal Bappeda.
Tujuannya yaitu untuk mendapatkan masukan penting terhadap rancangan awal RKPK yang lebih menitikberatkan pada aspek teknokratis.
Sehingga forum konsultasi dilakukan secara terbatas dengan mengundang para pemangku kepentingan utama, terdiri unsur-unsur mewakili pembahasan prioritas dan sasaran pembangunan tahun rencana 2025.
Melalui pelaksanaan forum ini diharap dapat menjadi media pembentukan komitmen dari seluruh stakeholder pembangunan,
Dalam keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan.
Merupakan bagian tidak terpisahkan dalam tahapan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (RAPBK),
Yakni sebagai pedoman dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Ptafon Anggaran Sementara (PPAS).
Sejalan dengan sistem perencanaan pembangunan nasional, RKPK Bireuen diharuskan mengacu pada dokumen Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nasional dan Rencana Kerja dan Perubahan Anggaran (RKPA),
Terutama dilihat dari keterkaitan prioritas pembangunan kebijakan dan arah pembangunan akan dilaksanakan tahun 2025, papar Andri Syahputra.
Sementara itu, Pj Bupati Bireuen, Aulia Sofyan diwakili Sekdakab Bireuen, Ir Ibrahim Ahmad, M.Si dalam arahannya antara lain mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menjaring saran dan masukan penyempurnaan dari semua stakeholder,
Agar perencanaan pembangunan Kabupaten Bireuen tahun 2025 dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Selain itu, melalui forum konsultasi publik ini juga hendaknya dapat digali masukan dan saran konstruktif dan inovatif,
Khususnya terkait kebijakan pembangunan daerah tahun 2025, sehingga target pembangunan daerah dapat kita capai dengan sebaik-baiknya, pungkas Sekda.(Red)






















