A1news.co.id|Blangkejeren– Dalam rangka menciptakan pemerintah yang bersih dari korupsi. Pemerintah Kabupaten Gayo Lues melalui Inspektorat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Anti Korupsi dengan menggandeng LSM Gerak (Gerakan Anti Korupsi).
Acara berlangsung di Balai Pendopo Gayo Lues, Rabu (7/2/2024
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Pj. Bupati Gayo Lues dan diikuti, Forkopimda, Pj Sekda, Staf Ahli Bupati, Para Asisten, Para SKPK, Koordinator Gerak Aceh, Para Kabag, Para Camat, Para Pengulu dan undangan lainnya.
Bupati Gayo Lues Drs. H. Alhudri, M.M mengatakan dalam rangka menciptakan pemerintah yang bersih dari korupsi, maka sangat penting untuk semua membentengi diri sejak dini agar tidak terjerumus kedalam pusaran korupsi.
Sikap dan sifat anti korupsi bisa kita awali dengan pribadi yang jujur dan etika yang harus dibentuk sejak dini” Ujarnya.
Lanjutnya, ia mengatakan tujuan sosialisasi ini adalah selain dari amanat yang dituangkan oleh komisi pemberantasan korupsi dalam pedoman penilaian pencegahan korupsi pemerintah daerah melalui Monitoring Center For Prevention (MCP-KPK),
Juga pemerintah bertekad untuk memberikan pengetahuan dan wawasan mengenai korupsi dan gratifikasi,
Menciptakan budaya anti gratifikasi dalam diri pegawai negeri atau pejabat penyelenggara negara dan mencegah agar tidak terjadi konflik kepentingan dalam rangka membangun integritas pegawai.
“Pemberantasan korupsi harus dilakukan dengan 3 pendekatan yakni; pendekatan pendidikan, pencegahan dan hukum atau penindakan”.
Ia berharap dari sosialisasi ini mampu menerapkannya dalam pekerjaan, kehidupan sehari-hari dan bisa menjadi contoh tauladan di keluarga,
Pekerjaan, organisasi dan bimbingan aparat di bawahnya menjadi figur berintegritas dalam melayani masyarakat.
Selain itu, Kepala Inspektorat Gayo Lues Deddy Nofrigasara S. STP, dalam laporannya mengatakan tindakan korupsi sesungguhnya tidak hanya bentuk pelanggaran hukum dan etika, namun juga bertentangan dengan HAM, keadilan,
Ancaman terhadap hak publik dan ancaman terhadap keberlangsungan bangsa dan negara karena korupsi merusak sendi-sendi kehidupan.
Ia juga mengajak seluruh elemen pemerintah untuk secara nyata bersatu membangun budaya anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari, guna menciptakan peradaban dan akhlak baru yang bersih dari semua bentuk korupsi.
Adapun narasumber sosialisasi anti korupsi: Kapolres Gayo Lues AKBP Setiyawan Eko Prasetiya, SH., S.I.K , Kajari Gayo Lues Ismail Fahmi, SH,
Koordinator Gerak Aceh Askhalani dan Ketua Bidang Koordinasi Program Pengurus Pusat Jaringan Media Siber Indonesia Akhiruddin Mahyuddin.(AR)






















