A1news.co.id|Blangkejeren– Pj Bupati Gayo Lues bersama unsur Forkopimda Gayo Lues lakukan pengecekan kesiapan pemilu 2024 hingga ke pelosok desa di Kabupaten setempat.
Pengecekan kesiapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) tersebut dilakukan sejak Senin (12/02/2024).
Di mulai dari Kecamatan paling jauh dari pusat kota Kabupaten hingga ke Kecamatan-kecamatan terdekat pada hari Selasa (13/02/2024).
Pj Bupati Gayo Lues, Drs. Alhudri, MM mengatakan, untuk menyukseskan pemilu tahun 2024 tentunya harus dilakukan pengecekan logistik, keamanan serta mekanisme di lapangan sudah sesuai dengan PKPU atau belum.
“Alhamdulillah sudah kita lihat semuanya, sudah sesuai dengan arahan dari PKPU tidak ada masalah.
Kita cek yang jauh-jauh dulu karena pendistribusian bisa saja terlambat. Tapi, ini Alhamdulillah sudah berjalan lancar semua,” Ujar Pj Bupati saat mengunjungi Kecamatan Pining, Selasa (13/02/2024).
Tambahnya, kesiapan kecamatan-kecamatan jauh menghadapi pemilu yang akan berlangsung pada 14 Februari besok, sudah mencapai 75 sampai 80 persen.
“TPS nya, tempat perekapan suaranya, gudang penyimpanan hasil pencoblosan. Bahkan, kotak suaranya sudah ada di tempat masing-masing,” Tambah Pj.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan pesta demokrasi tersebut dengan riang dan gembira tanpa menyinggung perasaan siapapun.
Kapolres Gayo Lues, AKBP Setiyawan Eko Prasetiya, S.H., S.I.K mengatakan, sesuai dengan target dan mekanisme yang telah disesuaikan dengan pola yang dibuat oleh KIP, personil Polres Gayo Lues yang berangkat kemarin telah tiba di Kecamatan Pining beserta dengan logistik pemilu 2024.
Tambahnya, Dari 11 Kecamatan, tiga kecamatan diawal telah dilakukan pengiriman logistik pada H-2 dan hari ini H-1, seluruh logistik dan personil juga dipastikan sambil berjalannya waktu telah tiba di masing-masing Kecamatan.
“Dengan hadirnya kami, untuk membantu jalannya proses demokrasi ini, jadi jangan ada ke khawatiran, kami hadir bersama bapak-bapak TNI juga berkolaborasi untuk membantu masyarakat,” Ujarnya.
Ia berharap, masyarakat juga turut membantu dengan tidak membuat suasana menjadi gaduh.
Jika terdapat permasalahan-permasalahan lainnya, ada yang kurang paham saat kegiatan dan sebagainya langsung tanyakan di tempat.
“Jangan nanti setelah selesai baru ribut semuanya, jika ada hal-hal kecil kita harapkan dapat selesai di tempat tersebut.
Termasuk, pasca kegiatannya kita harapkan juga tidak perlu ada bersitegang lagi, jika sudah selesai, maka selesai jangan berkelanjutan,” Imbaunya.
Ia juga menambahkan, jika hasil pemungutan suara nantinya tidak sesuai dengan pilihan dan kehendak, semua harus siap.
Yang kalah tidak boleh melakukan hal yang tidak-tidak dan yang menang juga jangan langsung berbangga dan besar hati.
“Karena ini semua merupakan bagian dari proses, maka mari saling menutupi dan saling membantu,” Tutupnya.(AR)






















