A1news.co.id|Bireuen– Ketua Umum Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD PII) Kabupaten Bireuen, periode 2024-2025, Al Fhat Muhayat bersama pengurus lengkap telah resmi menjabat usai dilantik oleh Ketua Pengurus Wilayah (PW) PII Aceh, Amsal, Senin (19/2/2024) pagi di Aula Setdakab Lama.
Pengurus dilantik antara lain, Ketua Umum Al Fhat Muhayat, Sekretaris Umum Muharram Ambiya, Bendahara Umum Fitria Humaira, Komandan Brigade Maskudin Nasution, Ketua Korda PD Wati, serta pengurus lainnya dalam struktur organisasi itu.
Pj Bupati Bireuen, Aulia Sofyan, Ph.D diwakili Plt Asisten III Sekdakab, Zaldi AP S.Sos dalam sambutannya antara lain mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan pengurus baru PD PII Bireuen periode 2024-2025.
Semoga pengurus baru terpilih dapat melaksanakan amanat organisasi dengan baik, memiliki visi kuat, rencana strategis yang akurat dalam mengembangkan demokrasi di kalangan pelajar/pemuda khususnya pelajar/pemuda Bireuen.
“Organisasi PII diharapkan menjadi wahana untuk meningkatkan kapasitas serta membentuk karakter diri, sebagai bekal untuk menjadi pemimpin di masa depan, karena senjata sukses adalah
dengan bertambahnya pengetahuan, pengalaman, jaringan dan adanya integritas,” harap Aulia Sofyan.
Sebelumnya, Ketua Panitia Muhammad Rafyqin Nauval mengatakan pelantikan ini dihadiri oleh pejabat terkait dan 150 peserta.
Tujuannya adalah melegalisir pengurus baru yang diharap membawa dampak baik dan menciptakan hal-hal baru bagi PD PII Bireuen ke depan.
“Saya harap dengan pelantikan ini ke depan PPI akan memberikan dampak positif dan dapat membawa PD PPI Bireuen ke tempat yang lebih baik, dan meregenerasi kader PII,” ujarnya.
Ketua PD PII periode 2022-2023 Zaful berterimakasih kepada Pemkab Bireuen dan dinas terkait mendukung terlaksana pelantikan pengurus baru, dan kegiatan lain.
“Saya titip adik-adik dan ini menjadi tanggung jawab kita untuk membentuk karakternya, pengurus PII periode lalu terus jadi kader PII, semoga menjadi regenerasi yang lebih baik ke depan,” sebutnya.
Ketua Umum PD PII periode 2024-2025 Alfat Muhayat dalam sambutannya antara lain mengatakan, menjadi suatu kebanggaan dan penghargaan bagi dia atas kepercayaan diberikan PII Bireuen, ujarnya.
Menurutnya hal yang masih paling minim bagi pelajar adalah pendidikan karakter, salah satu karakter yang tidak baik adalah begal.
“Hal ini kita jadikan sebagai Pr utama PD PII Bireuen untuk membuat kegiatan mampu mengubah karakter pelajar menjadi lebih baik.
Ada kegiatan leadership dapat diikuti untuk belajar menjadi pemimpin,” harapnya.
Ketua PW PII Aceh, Amsal dalam kesempatan itu berharap Plt Asisten III Zaldi, tolong disampaikan kepada Pj Bupati Bireuen, supaya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) agar menggelar kegiatan training kepemimpinan untuk dapat diikuti oleh para pelajar.
“Ini sangat penting fungsinya, PPI bisa menjamin semua pelajar untuk bisa mengikuti training, sehingga nantinya diharap yang namanya begal, tawuran, Insya Allah akan hilang. Untuk itu butuh ada kerjasama PII dengan pemerintah untuk mensinkronkan program,” harap Amsal.
Selanjutnya, Keluarga Besar (KB) PII Bireuen, Nyak Azwar Hasan berharap agar PD PII Bireuen terus membantu membimbing anak-anak PD PII sebagai kader untuk berkiprah dalam proses menjadi pemimpin.
Diharapkan juga proses dari awal ini dapat dipelihara dan dijaga dengan perilaku dan budi pekerti dan akhlak mulia.
Ini menjadi tugas pengurus PD PII membimbing pelajar di Bireuen, dengan banyak kegiatan dilaksanakan sehingga tidak ada peluang berbuat hal yang tidak baik, pungkasnya.(Red).






















