A1news.co.id|Subulussalam – Inspektorat kota Subulussalam dan pihak terkait Sudi kiranya memanggil Pj Kepala Desa tanah tumbuh terkait kegiatan fisik Yang menggunakan ADD tahun 2023/2024, yang diduga tidak sesuai spek dan tidak transparan,
Diduganya kegiatan tersebut tidak transparan kepada kaur pembangunan dan seketaris desa seperti yang di beritakan salah satu media online tanggal 20 April 2024, dengan judul ” Pj Kepala Desa Tanah Tumbuh Kecamatan Rundeng Tidak Transparan Kepada Sekretari Dan Kaur Pembangunan”.
Ada baik nya Inspektorat Kota Subulussalam merespon berita tersebut supaya kepercayaan masyarakat kepada Dinas terkait tidak simpang siur,terkait masalah Desa tanah tumbuh,
“Apa tanggapan Pj kepala Desa banyaknya berita terkait kegiatan ADD yang digunakan diduga tidak transparan.
Pj kepala Desa Tanah Tumbuh Ishak menjawab melalui pesan WhatsApp menjelaskan dengan menggunakan bahasa daerah, ” KUNE KU BAIN BGI IYA SENANG, AKU KALAK LEMAH WE, AKU KALAK BODOH TAK TAU APA APA SEPERTI YANG DIDOKKN JALAL NAH BERITA WAKTUI, JADI ODA KTOH MENANGGAPI WE “.
Artinya,” gimana kubuat begitu dia senang, aku orang lemah, tak tau apa apa, aku orang bodoh seperti yang diberitakan jalal tempo hari itu, jadi aku tidak tau cara menanggapinya”,
Kesimpulan yang kami ambil dari chat WhatsApp jawapan pj,kepala desa ini,seolah olah medialah yang bersalah dalam hal ini, ada dugaan kami Pj Kepala Desa ini terkesan elergi pada media,
Sehingga dia menjawab sepele,dan besar dugaan kami Pj Kepala Desa Ishak tidak memahami Undang Undang Keterbukaan Publik jadi ada kesan sepele,
Dengan mengatakan pemberitaan itu di putar balikkan dan kaur sama sekdesku tidak pernah menyampekan kepada J dan semalam mereka berdua datang ke rumah saya, Ishak dengan singkat.(R)






















