A1news.co.id|Takengon– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tengah mengklarifikasi Video Anak siswa sekolah SMP di kabupaten Aceh Tengah yang berkelahi yang sempat viral dan beredar di media sosial beberapa hari ini.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tengah melalui Sekretaris Muslim Hakim My S. Pd. M.I kom menerangkan terkait video itu bahwa perkelahian tersebut terjadi anak anak sudah pulang sekolah dan bukan waktu jam sekolah.
Atas kejadian tersebut sudah lama dan sudah dalam antara kedua keluarga dan perdamaian pun di lakukan kedua pihak keluarga di saksikan aparatur kampung, bhabinkamtibmas dan babinsa.
Atas viral video tersebut, pihak keluarga yang berdamai membuat pernyataan sebagai berikut : ” Atas viral dan beredar video perkelahian siswa sekolah tersebut, bahwa kami wali murid anak kami yang terlibat dalam perkelahian menyatakan bahwa kejadian ini murni kesalahan anak anak kami, kejadian ini di luar jam sekolah disaat jam pulang sekolah,
Dan pihak sekolah sudah melakukan mediasi kepada pihak pihak terkait dan pihak sekolah tidak ada sangkut pautnya dengan masalah ini dan kejadian Itu sudah lama.
Maka dengan ini kami membuat video klarifikasi agar tidak ada lagi kegaduhan dan keresahan di tengah masyarakat dan di media sosial.
Kami memohon kepada semua pihak agar tidak lagi menyebarluaskan video yang sudah beredar dan klarifikasi kami buat dengan sebenarnya dan tanpa ada unsur paksaan dari pihak mana pun.

Selanjutnya, Muslim pun menambahkan bahwa saat kita sudah membentuk Satgas Pencegahan Dan Penanganan Kekerasan Dilingkungan Satuan Pendidikan Kabupaten Aceh Tengah Melalui Keputusan Bupati Aceh Tengah Nomor 860/719/Disdikbud/2023.
Saat ini, di sekolah sudah di bentuk Tim TPPKS untuk menjaga siswa dan siswi dari perudungan, perkelahian dan lain di saat jam sekolah.
Kami sebagai Satgas akan terus mensosialisasikan Keputusan Bupati Aceh Tengah ke setiap KKKS Dan MKKS sekolah yang bernaung di bawah Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Aceh Tengah, Tegas Muslim.(Red)






















