A1news.co.id|Takengon– Semarak Kerawang Gayo menghiasi Upacara Hari Pendidikan Nasional( Hardiknas) Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2024 dengan tema “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar”.
Upacara yang di laksanakan di lapangan sekdakab di hadiri langsung oleh Pj Bupati Aceh Tengah T Mirzuan, Sekda Aceh Tengah Subhandhy, Rektor IAIN Takengon Ridwan Nurdin, Kabiro IAIN Takengon,
Kapolres Aceh Tengah yang diwakili, Dandim Aceh Tengah yang diwakili, Kejari Takengon yang di wakili Kasidatum M Arifin Siregar, Ketua Pengadilan Negeri Takengon, Ketua MPD, Ketua MPU, Seluruh Kepala SKPK, Kacabdin Aceh Cabang Aceh Tengah, Seluruh Camat, Seluruh Kepala Sekolah dan Guru Se Kecamatan Lut Tawar,

Pj Bupati sebagai inspektur Upacara Hardiknas membacakan amanat Menteri Pendidikan dan Ristek (Mendikbudristek) Republik Indonesia, Nadim Anwar Makarin mengatakan, lima tahun terakhir ini adalah waktu yang sangat mengesankan dalam perjalanan Kemendikbudristek.
“Menjadi pemimpin dari gerakan Merdeka Belajar semakin menyadarkan kita tentang tantangan dan kesempatan yang kita miliki untuk memajukan pendidikan Indonesia,”
Bukan hal yang mudah untuk mentransformasi sebuah sistem yang sangat besar. Bukan tugas yang sederhana untuk mengubah perspektif tentang proses pembelajaran.
“Pada awal perjalanan, kita sadar bahwa membuat perubahan butuh perjuangan. Rasa tidak nyaman menyertai setiap langkah menuju perbaikan dan kemajuan,” ucapnya.
Kemudian, ketika langkah mulai serempak, bangsa Indonesia dihadapkan dengan tantangan yang tak pernah terbayangkan, yakni pandemi.
“Dampak yang ditimbulkan mengubah proses belajar mengajar dan cara hidup kita secara drastis,” ujarnya.
Pada saat yang sama, pandemi memberi kesempatan untuk mengakselerasi perubahan.
“Dengan bergotong royong, kita berjuang untuk pulih dan bangkit kembali menjadi jauh lebih kuat. Ombak kencang dan karang tinggi sudah kita lewati bersama,” ujarnya.
Kini, bangsa Indonesia sudah mulai merasakan perubahan yang terjadi di sekitar, digerakkan bersama-sama dengan langkah yang serempak dan serentak.
“Wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia sedang kita bangun bersama dengan gerakan Merdeka Belajar,” sebutnya.
Lebih lanjut dituturkannya, bangsa ini sudah mendengar lagi anak-anak Indonesia berani bermimpi, karena mereka merasa merdeka saat belajar di kelas.(Red)






















