A1news.co.id|Aceh Singkil– Sebanyak 830 dari 926 mahasiswa yang telah melakukan pendaftaran online bantuan biaya pendidikan telah menyerahkan berkas fisik berupa hard copy ke Majelis Pendidikan Kabupaten (MPK).
Hingga jadwal berakhir sesuai dengan yang tertera di jadwal penyaluran bea siswa tahun 2024 yang di mulai sejak 17 April – 8 Mei diterima media ini , 10/5/2024.
Usai nya jadwal tersebut diketahui ternyata 96 mahasiswa tidak mengantarkan berkas ke MPK, padahal sebelumnya telah menyerahkan berkas secara online .
96 mahasiswa yang tidak mengantarkan berkas ke MPK Aceh Singkil hingga jadwal berakhir secara otomatis di anggap gugur.
Ketua Divisi beasiswa dari MPK Aceh Singkil Aliasmudin Bekis mengatakan,”Selanjutnya MPK akan melakukan verifikasi ulang kemudian visitasi ke sejumlah kampus yang Insyaallah kita akan visitasi ke beberapa kampus perguruan tinggi di Aceh atau lainnya di Sumatera”, ujarnya.
Diketahui, tahun 2024 Pemkab Aceh Singkil menganggarkan 850 juta rupiah untuk biaya bantuan pendidikan, di bagi pada beberapa kategori yaitu untuk Umum, prestasi dan kategori tugas akhir dari Kabupaten Aceh Singkil.
Informasi tambahan yang berhasil di rangkum media, Penjabat (Pj) Bupati Aceh Singkil, Drs . Azmi M.Ap mengatakan bahwa” Meskipun baru 8 bulan menjabat kita telah membuat kebijakan untuk menyekolahkan anak anak kita ( Mahasiswa ) di program Strata 2 dan strata 3.
Ke Benua Eropa/USA, Asia timur dan Asia Tenggara seperti German, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Belanda, Jepang, Korea, Thailand , Saudi Arabia, Turki , Mesir dan Maroko.
“Itu sudah kita plotkan anggaran dari Dana DOKA 2025 mendatang dengan nilai yang fantastis , dimana selama 25 tahun negeri ini jadi Kabupaten belum pernah di lakukan”, ungkap Pj Bupati
Lanjutnya, Mungkin sebagian kalangan menilai perubahan yang mendasar untuk negeri ini belum memadai mungkin mereka menilainya dari luar sana.
Namun jika dilihat dari kacamata Aceh secara keseluruhan apa yang kita lakukan disini ( bidang pendidikan) mereka anggap sebagai sebuah lompatan besar seperti kebijakan kita untuk menggunakan dana DOKA 2025 di sektor pendidikan, kata Pj Bupati Aceh Singkil. (Irfan)






















