A1news.co.id|Subulussalam– Pemilihan Badan Permusyawarahan Kampung (BPK) yang digelar serentak tanggal 11/5/24 Di 82 desa kota Subulussalam 99% menuai kontroversi bermasalah
Setiap kecamatan bermasalah sistim penetapan pemilih yang tidak lagi demokrasi,
Dari pantauan Ormas Laki di sejumlah desa dan kecamatan menyampaikan kepada media, bisa dikatakan semuanya bersalah, dikarenakan para calon BPK Desa masing masing notabene nya, semuanya titipan oknum tertentu,
Akibat titipan tersebut demokrasi kota Subulussalam betul betul sudah bobrok.
Yang seharusnya di tokoh kan dalam desa tersebut tidak ditokohkan,sehingga kegiatan disetting panitia dan kepala Desa, kejadian ini bukan hanya satu desa atau dua Desa, hampir ke seluruh desa bermasalah sistim penetapan pemilih, pungkas Rambe.
Dan selanjutnya kata Ahmad rambe,Bila ini lanjutan di lantik, menunjukkan betapa bodohnya sudah demokrasi Subulussalam ini, insyaallah Kami dari lembaga Ormas Laki kota Subulussalam, Akan menyurati Gubernur Aceh, supaya pelantikan di tunda,
Kejadian banyaknya bermasalah bukan hanya satu kecamatan semua kecamatan dan desa masing masing masalah.
Artinya kalo sudah begini kan sudah di struktur semua ini, perwal di langgar,yang seharusnya di tokoh kan tidak terlibat dalam penetapan pemilih,tutur ketua Ormas Laki kota Subulussalam, Ahmad Rambe.(Ramona)






















