A1news.co.id|Bireuen– Pemkab Bireuen melalui Dinas Pendidikan Dayah (DPD) mulai menyalurkan bantuan kitab kuning kepada 36 dayah, diterima pimpinan dayah yang diserahkan simbolis Pj Bupati Bireuen Aulia Sofyan, PhD di wakili Kepala DPD Bireuen, Anwar, SAg MAP, Kamis (16/5/2024) pagi di dinas setempat.
Kepala DPD Bireuen, Anwar, S.Ag, MAP menjelaskan, kitab kuning tersebut merupakan bantuan belanja hibah dari Pemkab Bireuen sumber Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2024.
Bantuan ini adalah bentuk partisipasi pemerintah daerah dalam rangka pembinaan dayah menuju Bireuen Kota Santri.
Pengadaan kitab tahun ini dilakukan atas usulan masyarakat pada tahun 2023, baik usulan melalui musrenbang, aspirasi anggota DPRK Bireuen dan proposal masuk melalui Bupati atau Dinas Pendidikan Dayah Bireuen.
“Alhamdulillah Pemkab Bireuen sudah berusaha mengakomodir semua usulan yang ada berdasarkan proposal yang masuk,” jelasnya.
Anwar menambahkan, secara teknis pengadaan dikelompokkan masing-masing dalam 11 paket kegiatan yang terdiri dari 30 jenis kitab dari usulan 36 Dayah dalam Kabupaten Bireuen, jumlah anggaran sebesar Rp 887.314.000.
“Penyaluran bantuan hari ini untuk 9 dayah, secara administrasi sudah selesai pengadaannya oleh pihak rekanan melalui ekatalog.
Insyaallah kami akan melakukan secara bertahap sampai selesai 100 persen nantinya,” sebutnya.
Adapun nama-nama 9 dayah penerima bantuan kitab tahap pertama ini yaitu, Dayah Darul Ulum Putri Tanoh Mirah, Dayah Sultan Malikussaleh Cot Ijue, Dayah Budi Muslimat Pante Pisang,
Dayah Darussa’adah Cot Bada, Dayah Al Furqan Gampong Raya Dagang, Dayah Minhajul Abadi Barat Lanyan.
Dayah Riyadul Salihin Pulo Reudeup, Dayah An Nabawi Paya Malem Uteun Gathom dan Dayah An Zanjabil Buket Teukuh.
Kepala DPD Bireuen, Anwar, SAg MAP dalam temu ramah dengan pimpinan dayah penerima bantuan kitab tersebut mengharapkan, agar bantuan kitab dapat digunakan seperlunya terutama untuk membatu santri dari keluarga kurang mampu.
Sehingga ke depannya para santri dapat lebih meningkatkan literasi syariah dilingkungan dayah dan masyarakat sekitarnya.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan Dayah Bireuen dua hari lalu telah menyalurkan 7 unit komputer kepada Dayah Muhammadiyah Boarding School (MBS) Gampong Geulanggang Baro.
Komputer itu akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan administrasi dayah, juga sebagai pustaka digital bagi santri yang mondok di dayah.(Red).






















