A1news.co.id|Takengon– Musyawarah Kerja Kepala SekolahA1 (MKKS) SMP Kabupaten Aceh Tengah gelar acara Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H.
Acara yang digelar di aula SMP Negeri 2 Takengon turut hadir Plt Kadisdikbud Harun Manzola, Ketua Komisi D DPRK Hasbullah, M. Sahri, Kabid GTK Disdikbud Abdul Muthalib, Ketua K3S SD Naim, Penceramah Ustadz Isma Hambali, seluruh Kepala Sekolah SMP Se Kabupaten Aceh Tengah.
Zakaria S.Pd sebagai Ketua MKKS menyampaiakan bahwa ini hari kita sebagai tuan rumah acara memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dengan memperingati maulid kita dapat menjalin silaturahmi dan mengambil hikmah dari sifat dan Prilaku Nabi Muhammad dalam kehidupan sehari-hari nya.
MKKS ini wabah musyawarah kerja kepala sekolah tingkat SMP se Kabupaten Aceh Tengah dengan jumlah kepala sekolah 56 Kepala Sekolah, Ucap Ketua MKKS Zakaria.
Plt Kadisdikbud sekaligus Asisten II Harun Manzola dalam sambutannya kehidupan sehari-hari Nabi muhammad bisa menjadi contoh bagi Guru Guru dalam belajar dan mengajar.

Sifat nabi yang penyabar bisa menjadi contoh buat Guru yang selalu penyabar dalam mengajar tidak cepat emosi bagaimana cara mengatas anak murid yang bandel dan nakal, yang tidak bisa membaca, menjadi penyabar dalam kondisi apapun di masa belajar mengajar.
Menjadi Guru yang tauladan yang akan selalu di kenang di dalam hati anak murid yang sudah tamat atau yang masih dalam lingkungan sekolah.

Tidak semua Guru itu bisa menjadi Guru penggerak, harus melalui tahapan tahapan yang sulit di lalui oleh para calon Guru Penggerak.
CGP Aceh Tengah angkatan 12 yang lulus testing pada tahap pertama dan di nyatakan lulus calon Guru Penggerak berjumlah 89 CGP.
Sebagai Guru Penggerak harus memiliki metode dan pembelajaran yang berbeda dari Guru pada umumnya, pada intinya guru penggerak di perlukan kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran.
Tidak semua Guru yang bisa memiliki sifat seperti nabi muhammad tapi paling tidak dengan memperingati Maulid Nabi muhammad SAW, kita dapat mengambil hikmah dari apa yang di sampaikan oleh Ustadz Hambali dalam tausyiah nanti, tutup Harun Manzola.
Ustadz Isma Hambali dalam tausiyah singkat bahwa memperingati maulid Nabi muhammad SAW merupakan hari besar bagi umat islam di dunia.
Sungguh telah ku jadikan Rasullulah Muhammad menjadi Uswatun Hasanaah, nabi Muhammad mendai contoh atau rujukan suri tauladan terbaik bagi kita semua.
Barang siapa yang mengharap rahmat Allah dan hari kiamat, maka perbanyak kita mengingat kepada allah dengan berzikir dan berdoa kepada allah SWT dan berselawat atas Nabi Muhammad Rasullulah SAW.
Makanya ilmu di cari anak anak, ilmu pengetahuan adalah kekuatan, maka ilmu di cari, ilmu banyak di dalam Alquran dan mukjizat terbesar dalam Rasullah adalah “Alquran”.
Kita berharap kepada para yang hadir bisa mencontoh sifat uswatun Hasanaah Nabi Muhammad SAW dan bagaimana kita menjadi Guru yang penyabar saat mengajari anak murid.
Membuat anak murid pandai mengaji, mengubah prilaku anak murid untuk berbuat baik kepada sesama, tidak berantam sesama kawan, tidak membully dan saling mengsupport, Ungkap Ustad Hambali.(AB)






















