A1news.co.id|Aceh Singkil – Warga Pinggiran Sungai meminta pihak Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di beri sanksi atas meninggalnya warga diterkam buaya.
Permintaan itu disampaikan lantaran pihak BKSDA diduga lalai untuk menjaga buaya sehingga mengakibatkan warga pinggiran sungai yakni Sawiyah (63) kehilangan nyawa saat cari makan di sungai.
Zulkarnain warga pinggiran sungai tepatnya di desa Teluk Rumbia menyampaikan bahwa persolan buaya ini sebelumnya sudah ada warning.
“Bahwa pada Selasa 27 Januari 2025, seorang Ibu rumah tangga warga teluk rumbia yakni Kaetek sudah sempat diterkam buaya saat cari pakan bebek untuk membantu perekonomian keluarga.
Beruntung korban ini bisa selamat sehingga korban dibawa ke rumah sakit karena luka akibat diterkam buaya sebanyak lima belas jahitan,” kata Zulkarnain, Selasa (11/2/2025).
Dalam peristiwa di Teluk Rumbia itu, lanjut Zulkarnain, semua pihak meminta agak pihak BKSDA dan pihak lainnya untuk menangani persoalan buaya yang meresahkan warga agar jangan ada korban.
“Namun, permintaan itu tak digubris, malah mereka terkesan buang badan, yang kata pihak BKSDA bahwa penanganan buaya sudah menjadi wewenang kementerian KKP.
Sementara, pihak KKP menyampaikan bahwa penanganan buaya masih menjadi kewenangan masih di pihak BKSDA,” terang Zulkarnain.
Tak adanya penanganan buaya tersebut, kata Zulkarnain, akhirnya buaya menerkam korban lagi tepatnya di desa Rantau Gadang Kecamatan Singkil, bernama Sawiyah (63) pada Sabtu 8 februari 2025 kemarin.
“Sawiyah yang juga merupakan seorang ibu rumah tangga itu, mendapat musibah saat mengangkat lukah udang untuk menunjang perekonomian keluarga di pagi hari, tiba-tiba diterkam buaya, dan ditemukan warga di malam harinya dalam keadaan meninggal dunia,” terang Zulkarnain.
Dalam peristiwa yang menimpa warga pinggiran sungai yaitu Rantau Gadang dan Teluk Rumbia itu, lanjut Zulkarnain, tentunya ini menjadi tanggung jawab pihak BKSDA.
“Jadi kita minta pihak BKSDA ini diberi sanksi karena diduga lalai untuk menangani buaya, yang mengakibatkan warga meninggal dunia,” tutupnya. (Irfan)






















