Kota Langsa – Guna meningkatkan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di tingkat pelajar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama SMAN 1 Langsa menggelar pelatihan dan simulasi pemadaman api.
Kegiatan dilaksanakan di Halaman Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Langsa, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Gampong Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, Senin (05/05/2025).
Kepala Pelaksana BPBD Langsa Nursal Saputra, melalui Kabid Damkar saat didampingi Staf Damkar Suryanto dan Aswin Edo, mengatakan, pelatihan dan simulasi pemadaman api ini diikuti 120 siswa dan siswi, serta ikut andil 30 Guru gabung Security SMAN 1 Langsa.
“Sebelum melakukan praktek kebencanaan memadamkan kobaran api dengan menggunakan goni kain, para peserta didik diberikan materi teknik pemadaman api di Aula setempat,” jelas Marjoni.
Sedangkan untuk praktek pemadaman api kita laksanakan di lapangan basket, menggunakan wadah pembakaran api di dalam tong dan mengerahkan 2 unit Armada Damkar BPBD Kota Langsa, ungkap Marjoni.
Selanjutnya, tampak Staf Kurikulum SMAN 1 Langsa Rahmayani, saat mengikuti kegiatan mitigasi bencana mempraktekan pemadaman si jago merah dengan rasa was-was dan rasa cemas saat memegang goni.
Dengan langkah ragu maju ke tong yang api sudah tampak menyala besar, saya pun bergegas untuk menutup api dengan menggunakan goni kain yang sudah direndam dalam air, selanjutnya api saya tutup hingga padam, tandas Rahmayani gugup.
Sementara Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Langsa, Muktar Janan, mengucapkan terima kasih pada Tim Damkar BPBD Langsa yang telah bekerjasama dalam kegiatan SPAB.
“Tidak hanya murid yang gugup dalam melaksanakan praktek, bahkan guru pun terlihat gugup saat memadamkan api, bahkan ada yang berulang kali,” ujarnya.
Kegiatan ini sangat berguna dan bermanfaat serta dapat menambah ilmu pengetahuan di luar pelajaran sekolah, dapat menjadi pengalaman mereka ketika mendapatkan kasus kebakaran ringan seperti kompor meledak dan lain sebagainya, pungkas Muktar Janan.






















