A1news.co.id|Palembang – Kegiatan pada hari ini acara ini bagus sekali karena tarian pesona tepak ini menumbuhkan rasa budaya Palembang untuk menjadi lebih baik tingkat nasional sampai internasional.
Berharap banyak dari anak-anak yang mau belajar untuk tari tepak ini sehingga budaya berjalan, dilaksanakan di lawang borotan Palembang.
“Terus secara continue support dari Walikota Palembang Ratu Dewa, terus mediasi terus mensupport tari-tari tepak ini dan kita lihat tadi lebih dari 100 penari yang merefleksikan secara menarik untuk wilayah Sumatera Selatan.
Karena ini kegiatan dari Kementerian jadi informasinya setiap tahun akan dilaksanakan Jadi tiap tahun pasti banyak karena perwakilan dari folder tadi kurang tahu pasti yang Nurdin yang lebih paham nama program Kementerian kebudayaan,ujar riza Fahlevi,sabtu (31/05/2025).
“Yang diwawancarai oleh awak media Belum sekolahnya ini ada beberapa daerah kabupaten hanya beberapa dari kabupaten saja mungkin ada 8 seperti itu tadi ada 7 tari tepak dari macam-macam daerah yang ada di Sumatera Selatan memperkenalkan tari tradisional dari berbagai macam daerah bagus biar generasi muda tahu tentang tari sambut yang selain untuk Palembang.
“Selain kota ada tari sambut lain juga di daerah harapannya semakin banyak acara-acara seperti ini wadah untuk seniman-seniman anak-anak yang menggemari ditari ini seperti itu kendala mungkin mengkoordinir yang Melatih tari seni untuk persiapan,lebih bisa diatasi,ujar Ningsi Ali Faisal dari sanggar tari naga besar.
“Kegiatan yang kedua dari pada pesona tepak Sumatera Selatan karena memang kami memprogramkan dalam pendanaan Indonesia sudah 3 tahun Insya Allah sudah tahun kedua di tahun kedua ini kedua sudah ada 12 Kabupaten Kota.
Sudah kita ini dokumentasikan dan kita presentasikan tari sambutnya dan ini nanti akan tersisa salah satunya, tahun ke depan Ogan Ilir, Oku Induk, Oku Timur, Oku Selatan tahun kemarin Oku Timur sekarang Oku induk, Empat Lawang, Pali.
“Belum Insya Allah yang akan kami targetkan nanti belum Musi Rawas, Muratara, Prabumulih, oku timur kemudian nanti mungkin ada 7 atau 8.
nanti kami habiskan di tahun ketiga pokoknya semua, Lampung yang menjadi agenda tahunan kami dan ini adalah tahun kedua Alhamdulillah berjalan lebih semarak dari tahun yang kemarin ada tahun kemarin.
Kami memang mengadakannya di dalam gedung pertunjukan ini di Taman Sriwijaya, Taman Budaya Sriwijaya sekarang kami melaksanakannya di sini di tempat.
“Terbuka dan Alhamdulillah mungkin tiga kali lipat penontonnya dari yang kemarin karena itu dalam gedung terbatas sekarang di sini dukungan dari walikota Palembang yang mewakili asisten bersedia memberikan sambutan dan juga meresmikan kegiatan ini.
Kemudian support seperti tempat perizinan ini diberikan seperti itu Alhamdulillah kendala karena ini, tempat terbuka ini tempat terbuka latihan Kalau kami siang kami kepanasan tempat terbuka ini karena karena mau di dalam gedung itu 75 anak ini tidak bakal tertampung.
“Kecuali gedung yang sangat besar sedangkan kita Gedung Kesenian kita ada tapi tidak terlalu besar kemudian itu pertama kalau karena kita di luar siang kepanasan hujan nanti kita stop dulu kita latihan berteduh di bawah pohon.
Kadang belum lagi latihan sudah gerimis tapi tetap kumpul berteduh dulu,sudah sudah mulai cerah latihan seperti itulah kendala kemudian kendala menjadi mencari penarinya juga artinya penari ini sebelum ada yang sudah mau ikut kemudian diseleksi disisihkan kemudian ada lagi yang berganti-ganti sebelum.
“Mulai latihan yang berganti lagi sebelum pas mulai latihan begitu mulai latihan semuanya fix mereka untuk kesenian kota Palembang dan Sumatera Selatan mampu mempresentasikan kebudayaan di tingkat nasional yang terutama dan internasional itu yang pertama.
Kemudian untuk kami berharap terus bisa mempertahankan melestarikan kebudayaan ini baik dari membuat event-event yang kecil sampai event yang besar seperti ini dan kami berharap ini mimpi kami akan mempertunjukkan kesenian-kesenian ini ke internasional, ujar Nurdin.(Ah)






















