A1news.co.id|Takengon – Puluhan partisipan dari berbagai elemen masyarakat turut ambil bagian dalam kegiatan “Gerakan Bersih dan Lestari” yang digelar di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peusangan Kampung Lukup Badak Kabupaten Aceh Tengah.
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan budaya gotong royong, menjadi pelopor kepedulian terhadap sampah, serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya Gusti Ketua LIPGA dalam laporannya.
Bupati Aceh Tengah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang berpartisipasi.
Ia menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi sesaat, melainkan langkah awal menuju perubahan pola pikir masyarakat luas.
“Kita berharap publikasi melalui video dan foto dokumentasi dapat menyampaikan pesan ajakan untuk menjaga lingkungan tetap bersih,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRK Aceh Tengah, Susilawati, juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh elemen yang terlibat.
Ia menekankan bahwa ini adalah gerakan awal dan akan menjadi fondasi untuk edukasi berkelanjutan tentang pengelolaan sampah, khususnya pemisahan sampah organik dan non-organik. “Dengan tangan kreatif, sampah pun bisa bernilai jual tinggi,” tambahnya.
Sebagai penutup, Susilawati berpesan kepada seluruh masyarakat agar terus menjaga kebersihan dan menyadari bahwa sampah kita adalah tanggung jawab kita sendiri.
Selanjutnya partisipan menyusuri aliran sungai untuk memungut sampah menggunakan perahu karet Arung jeram.
Kegiatan ini menjadi momen penting untuk menumbuhkan kesadaran kolektif demi lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari apalagi Aceh Tengah merupakan salah satu tujuan wisata di Provinsi Aceh.(AB)






















