A1news.co.id|Blangkejeren – Belakangan ini, pemberitaan mengenai seorang ibu bersama kedua anaknya yang terlantar di Simeulue diduga kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sempat menjadi viral di media sosial.
Kasus ini menarik perhatian banyak pihak karena menggambarkan betapa seriusnya masalah KDRT dan dampaknya terhadap korban, terutama anak-anak yang turut menjadi korban.
Media A1news.co.id telah berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada pihak yang bersangkutan untuk mendapatkan klarifikasi yang akurat terkait isu tersebut.
Melalui pesan suara WhatsApp ibu itu menjelaskan bahwa saat ini dirinya sudah berada dalam kondisi yang aman.
Ia menyebutkan bahwa ia sudah tinggal di rumah tetangga yang bersedia memberikan perlindungan sementara waktu.
Selain itu, ia juga telah menghubungi keluarganya yang berada di Kuta Panjang untuk memberi tahu keadaan terkini, dan pihak keluarga pun telah mengetahui keadaannya.
Ibu tersebut mengakui bahwa memang benar ada permasalahan keluarga yang sedang dia hadapi.
Namun, dia menegaskan bahwa saat ini dia masih menanti keputusan dari Mahkamah syariah terkait proses perceraian yang sedang berjalan.
Proses hukum ini dianggap penting karena menjadi dasar baginya untuk bisa kembali ke kampung halaman dan memulai kehidupan baru.
Tidak hanya itu, media A1news.co. juga berhasil menghubungi Setia Kurniawan, tenaga ahli dari Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Simeulue, yang sudah berkunjung dan bertemu langsung dengan ibu dan anak-anak tersebut.
Setia Kurniawan menyampaikan bahwa kondisi ibu dan anak-anak saat ini relatif baik dan mereka tinggal di rumah tetangga yang memberikan perlindungan sementara.(SH)






















