A1news.co.id,Kampar kiri Tengah – Diduga Bermotif dendam atau sakit hati ,Tindakan Melawan hukum penyebaran Konten Asusila , perempuan asal desa simalinyang inisial Ma yang kerap di panggil oleh orang dengan nama MAR (49 Th) dengan terang-terangan mengunggah video melalui Cerita Facebook (Facebook Story) akun miliknya sendiri Bernama ” Irma ilis .
Di Dalam Unggahan Video tersebut menampilkan EL (korban ) bersama dua orang rekan prianya sedang menyanyi, di dalam kedai kopi milik EL , Terlihat di dalam video tersebut seorang lelaki inisial DR teman nya EL ,menyelipkan uang kertas selembar seratus ribu rupiah layak nya saweran di gigit oleh gigi nya selanjut nya Selembaran uang itu di ambil oleh EL dengan Giginya , (mengambil Uang saweran dari mulut ke mulut teman lelaki, diikuti dengan pelukan )
Atas beredarnya Video tersebut pada malam itu seluruh perangkat Desa , Ninik mamak Dan Tokoh adat kenegerian simalinyang kecamatan Kampar kiri Tengah,LPM , Bhabinkamtibmas, dan juga kepala Desa Mendatangi kedai kopi EL ,Minggu malam, 5 Oktober 2025, pukul 21.00 WIB.
Kepala Desa simalinyang Zamri memberikan pemahaman kepada yang hadir ” kalau Video Tersebut Sudah Beredar, Apalagi di tempat yang sama di kedai ini dan untuk mengantisipasi dari hal yang tidak di inginkan kami datang kesini turun membenahi setiap isu yang berkembang di masyarakat, jangan Nanti kami di katakan tidak peduli dengan masyarakat selaku pemimpin , Lanjut kades , tidak Ada maksud Apa-apa , sementara waktu tutup lah dulu warung nya”. Pungkas kades
Dan pada Malam itu juga video yang sudah di upload dan tayang di Facebook di tonton oleh publik melalui ” Facebook story. sudah keburu di hapus dari akun Facebook Irma Ilis , hal tersebut di ceritakan oleh salah satu Mamak Sipelaku (MAR – sipengunggah) ber inisial MD yang datang pada malam itu juga kerumah orang tua EL di dusun II kampung Baru Desa simalinyang, dengan Tujuan mengajak perundingan supaya jangan Permasalahan ini di bawa ke ranah hukum, namun sipelaku Inisial mar mengatakan dan menantang dengan bercerita kepada orang-orang ” sudah tanggung basah ,seolah mencibir kalau teman teman nya Banyak di kepolisian, silahkan saja Lapor .
Tidak sampai di situ Sipelaku Inisial mar meneror Teman Lelaki EL inisial DR . melalui Chat Massager, kalau video ini juga akan di kirim ke Kelurahan sungai pagar dan juga ke istri DR dan mengancam akan menyebarkan kembali video itu ke semua orang .
Layak nya seperti orang gila MAR meneror Anak EL , dan mengirim video tersebut dengan bahasa coba lihat perangai ibu mu di video , dengan spontan MAR mengeluarkan kata kata kotor yang tidak pantas , sehingga Anak EL di buat nya pingsan. Tragis nya lagi Salah satu Anak EL yang sekolah di pondok pesantren hampir juga di buat shock oleh perlakuan Mar (si penggungah) dan MAR sendiri di kabarkan oleh warga menghilang dari simalinyang, yang hanya sesekali pulang malam kerumah nya. Dan menantang pelaporan korban
Atas kejadian Tersebut kedai kopi EL di tutup sementara , Dampak Psikologis: Anak-anak EL mengalami trauma, gangguan mental psikologis, dan pingsan akibat teror ,sisi lain Dampak Sosial: Keluarga korban menanggung malu (Aib)
Masyarakat berharap dengan kejadian ini dapat memberikan sangsi hukum kepada MAR yang telah Menggunggah video orang lain di Facebook media sosial sesuai dengan UU yang berlaku di Indonesia , agar hal ini jadi pelajaran juga kepada warga yang lain untuk bijak memakai media sosial “. Terang Masyarakat (*TIM)






















