A1news.co.id | RIAU || Di bawah terik matahari Sabtu siang, personel Polsek Teluk Meranti menyusuri Jalan Lintas Bono, Kelurahan Teluk Meranti, sambil menyapa warga yang sedang bekerja di perkebunan mereka. Tujuan mereka sederhana tapi penting: mengingatkan masyarakat akan bahaya membuka lahan dengan membakar dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 13.30 WIB ini merupakan bagian dari penyebaran Maklumat Kapolda Riau sekaligus pembinaan kelompok masyarakat (Binluh) yang rutin dilakukan Polsek Teluk Meranti. Selama patroli, personel memberikan himbauan agar warga tidak membersihkan lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, dan menjaga lahan milik mereka agar terhindar dari risiko kebakaran.
Kapolsek Teluk Meranti Ipda Bobby Even, S.H., M.H menekankan bahwa sosialisasi ini bukan sekadar formalitas. “Kami ingin masyarakat memahami bahwa kebakaran lahan bukan hanya merusak lingkungan, tapi juga mengancam keselamatan mereka sendiri,” ujarnya melalui laporan resmi kepada Kapolres Pelalawan.
Warga menyambut baik himbauan tersebut. Beberapa petani bahkan ikut berdiskusi dengan personel tentang cara membersihkan lahan secara aman tanpa membakar. Suasana aman dan kondusif tercipta sepanjang kegiatan, menegaskan pentingnya pendekatan persuasif dalam pencegahan Karhutla.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa pencegahan kebakaran hutan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga kolaborasi aktif antara polisi dan masyarakat. Polsek Teluk Meranti terus berkomitmen menjaga keselamatan lingkungan sekaligus mendukung warga dalam mengelola lahan secara aman.






















