A1news.co.id|Bener Meriah – Sudah hampir 2 minggu kurang lebihnya dari paskah bencana alam longsor dan banjir bandang menghantam di sejumlah titik kota serambi mekah Aceh.
Bantuan dari berbagai pihak luar pun kian berdatangan ke Kabupaten Bener Meriah, melalui jalur udara dan mendarat di Bandar Udara Rembele (TXE).
Cak Dier dalam pesan rilis nya mengatakan soal isu kedatangan Orang nomor satu Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, adalah salah satu pemicu terhambatnya Logistik keluar dari bandara udara rembele.
Sangat disayangkan ditengah kelaparan para korban bencana alam yang berada di camp pengungsian yang ada di 57 titik lokasi yang tersebar di Kecamatan mesidah, syah utama, pintu rime gayo, permata, Timang gajah dan gajah putih, dan ada 72 desa terisolir di kabupaten bener meriah, ungkap Cak dier dalam pesan rilisnya.
Dari data yang dihimpun ada korban jiwa meninggal dunia (53) jiwa, korban jiwa hilang (31) jiwa, dan belum ditemukan sampai saat ini, korban luka akibat banjir bandang (157) jiwa, korban Yang mengunsi 30.391 jiwa bahkan kehilangan tempat tinggal rumah, serta warga yang terisolir 46.611 jiwa warga.
Cak Dier Juga mengatakan, kalau memang kedatangan Presiden RI itu menghambat Logistik keluar dari Bandara Rembele yang untuk di salurkan kepada para penerima korban bencana dan korban terdampak bencana.
Mendingan pak presiden tidak usah datang. Karena yang dibutuhkan masyarakat Bener Meriah saat ini bukan kedatangan Presiden, tetapi yang sangat dibutuhkan mereka adalah Logistik Sandang pangan, tutup Cak Dier.(DA)






















