A1news.co.id|Bener Meriah – Delapan Anggota DPRK Aceh Tengah tinjau pekerjaan perbaikan dan pembersihan jalan KKA Bener Meriah – Aceh Utara yang tertutup tanah dan putus pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Kedelapan Anggota DPRK Aceh Tengah Hairul Ahadian, Mukhlis, Fauzan Jalil, Genap, Abadi Ayus, Ihsanuddin, Seven Kobat, Ilyas Sadikin.
Rombongan sempat bertemu dengan Kadis PUPR Provinsi Aceh di lokasi alur Pase, di hadapan mawardi, Khairul Ahadian menyampaikan pekerjaan perbaikan dan pembersihan jalan akses KKA di percepat.

Karena jalan ini menjadi akses utama saat ini menuju Bener Meriah dan Aceh Tengah, sudah kita lihat saat ribuan masyarakat dua Kabupaten menuju Camp Permata untuk membeli sembako dan minyak.
Kita juga meminta kepada Mawardi untuk menstandby alat berat di Alur Pase dan menambahkan Buldozer dan pasokan minyak solar mencukupi dan Dinas PU Provinsi di minta selalu standby di lokasi pekerjaan untuk mengatasi dan mengarahkan metode kerja.

Terkait dengan pekerasaan jalan, Hairul menyarankan tidak perlu di bawa dari luar, cukup di ambil dari material yang ada di Alur Pase, Ungkapnya.
Di tempat terpisah, Mukhlis minta kepada Pemerintah Daerah dan Dinas PUPR Aceh untuk memberlakukan buka tutup di lokasi jalan putus yang sedang di kerjakan di Kampung Genting Gajah Kecamatan Permata.

Agar perbaikan dan pengerasan di lokasi jalan berlumpur tersebut bisa di kerjakan secara maksimal dan bisa di gunakan untuk semua kendaraan.

Jika tidak di berlakukan buka tutup maka jalan ini tetap berlumpur dan tidak akan pernah sembako masuk ke dua Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah dan krisis kelaparan akan terjadi, Ucap Mukhlis






















