A1news.co.id|Aceh Singkil – Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Baitu Shalihin Kampong Pulo Sarok telah mengakhiri masa jabatan periode sebelumnya.
Kini secara resmi melantik pengurus baru untuk masa bakti 2 tahun (red_kesepakatan bersama). Serah terima jabatan yang berlangsung hangat ini menyoroti tekad pengurus baru untuk menjalankan fungsi BKM secara optimal.
Ketua BKM periode sebelumnya, Hawani, mengakhiri masa jabatannya pada Desember 2025.
Dalam laporan akhir, BKM mencatatkan sisa saldo terakhir sebesar Rp 1,5 juta ditambah sekitar Rp 3 juta, menjadikan perkiraan modal awal pengurusan baru sebesar Rp 4,5 juta.
Syahbudin, tokoh masyarakat ,mewakili pengurus baru, menyampaikan apresiasi kepada pengurus lama atas dedikasi mereka. “Kami ucapkan terima kasih kepada pengurus lama atas dedikasi. Menjadi BKM adalah orang yang mengorbankan waktunya untuk kepentingan umat beribadah, ujarnya.
Hawani , yang kembali dipercaya menjabat, menegaskan komitmennya. “Terima kasih yang telah mempercayai kami kembali untuk menjabat selama 2 tahun, (7/1).
Kita harus selalu berkomunikasi karena dalam pengurusan BKM banyak hal yang perlu kita fahami bersama,” kata Hawani.
Kepengurusan baru segera dimulai dengan beberapa program utama. Selain fokus pada administrasi yang transparan dan segera mengeluarkan SK (Surat Keputusan) baru.
Selain itu Pati warga lainnya mengungkapkan rencana strategis untuk rehabilitasi lantai masjid telah terlaksana.
“Kita lihat ada rehab lantai masjid, dengan melobi dana dari Baitul Mal Aceh, bersama masjid dan mushola di Aceh Singkil,” jelas Pati, menunjukkan upaya pengurus untuk menjalin kerjasama eksternal guna memajukan fasilitas masjid.
Dalam waktu dekat, BKM juga akan menjalankan fungsi Imarah (aktivitas keagamaan) dengan menjadi pelaksana ketua peringatan Isra Mi’raj di tingkat Desa sekaligus membentuk Panitia Ramadhan.
Pengurusan baru yang dilaksanakan dengan sistem penunjukan ini berkomitmen untuk melaksanakan tugas mengelola masjid secara amanah dan menyeluruh, mencakup pengaturan ibadah, manajemen keuangan, hingga pemberdayaan umat selama dua tahun ke depan. (Irfan)






















