A1news.co.id|Aceh Utara – Pembagian 10 ekor sapi oleh PT. Pertamina Globsl Energy (PGE) untuk daging ‘Meugang” menuai kekecewaan mendalam dari masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Ketua Forum Masyarakat Kecamatan Nibong (FMKN), Mahyan Ridha, mengungkapkan kekecewaannya atas tidak di libatakan desa-desa di wilayah Ring-I (zona terdekat dengan operasional perusahaan) yang meliputi Kecamatan Syamtalira Aron, Nibong, Tanah Luas, dan Matangkuli sebagai penerima bantuan daging meugang.
“Kami sangat kecewa dengan manajemen PT. PGE. Pembagian sapi untuk daging meugang ini seharusnya menjadi momentum untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar, namun justru menimbulkan kesan bahwa desa-desa di Ring-I hanya dianggap sebagai formalitas,” ujar Mahyan Ridha dengan nada geram.
Masyarakat kurang mampu yang rumahnya berbatasan langsung dengan pagar PT. PGE sangat mengharapkan daging meugang, mereka sangat layak dan pantas untuk menerima
Mereka berharap kebijakan perusahaan dapat menambah jumlah sapi yang dibagikan, sehingga masyarakat di samping pagar perusahaan dan juga terdampak banjir bisa dapat terbantu.
Namun, harapan tersebut pupus seiring dengan ketidak jelasan kriteria dan mekanisme pembagian yang diterapkan oleh PT. PGE.
Mereka masyarakat kurang mampu dan desa desa setiap harinya dilalui mobil perusahaan, mereka juga kebisingan dengan suara mesin perusahaan tapi merasa diabaikan dan tidak di anggap, di mana hati nurani mereka, Tegas Mahyat(Tim)






















