A1news.co.id|Aceh Utara – Tgk. Zulfadli, S.Sos.I., M.Pd., atau yang dikenal sebagai Waled Landeng, anggota DPRA dari Davil V yang mencakup Aceh Utara dan Lhokseumawe, Hari Sabtu 21 Pebruari 2026 di Rumah orang tua Waled landeng di Gampong Meuria.
Tujuan Silaturahmi dengan timses dan pemilih adalah program apa saja yang dibutuhkan masyarat baik pemuda dan wanita untuk membangkitkan ekonomi pasca banjir dengan cara pembentukan kelompok usaha yg membangkitkan ekonomi melaksanakan silaturahmi.
Dalam acara tersebut Waled disambut hangat oleh masyarakat dan konstituennya di daerah tersebut.
Dalam resesnya, Tgk. Zulfadli membahas berbagai isu dan aspirasi masyarakat Aceh Utara dan Lhokseumawe, seperti insfrasuktur.
Tapi tahun 2026 Tgk. Zulfadli” mengatakan untuk infrastruktu fokus untuk kemejidan Baitul Ma’arif Teupin jaloh Matangkuli mendapat suntikan dana dari pokir Rp.500.000.000 untuk membangun tempat ibadah tempat wudhu dan mck yang permanen.
Sedangkan jalan ditiadakan dulu karena tidak cukup dana kata Waled langden di depan pemilih dan timsesnya.pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Beliau juga mendengarkan langsung keluhan dan harapan masyarakat untuk disampaikan kepada pemerintah.
Salah sorang tokoh Gampong Hagu mengapresiasi kehadiran Tgk. Zulfadli dan berharap beliau dapat membawa aspirasi mereka ke tingkat yang lebih tinggi.
“Alhamdulillah, kami sangat senang dengan kehadiran Waled Landeng. Beliau selalu mendengarkan aspirasi kami dan berusaha membantu,” kata salah satu warga.
Namun, ada juga beberapa kritik dari masyarakat yang merasa bahwa janji-janji pembangunan belum terealisasi. Seperti janji pengaspalan jalan dari simpng Meuria sampai batas alu Thoe cukup parah kata Waled untuk tahun ini kita tidakan dulu katena tidak ada dana kata Waled landeng.
Ini bukan kesalahan dewan tapi salah Kepala Geushik dalam Musrembang tidak dimasukkan pengerasan dan dan pengaspalan jalan dalam setiap musrembang kecamatan dalam reses ini juga Waled mengusulkan dana untuk kelompok wanita dan pemuda atas nama kemesjidan Teupin Jaloh.
Terdiri dari : Gampong Alu Thoe,Hagu, Meuria dan Tumpok Barat”Kami berharap Waled Landeng dapat lebih serius dalam memperjuangkan aspirasi kami. Kami butuh pembangunan yang nyata, bukan hanya janji,” kata warga lainnya.
Tgk. Zulfadli sendiri menanggapi kritik tersebut dengan mengatakan bahwa beliau akan terus berjuang untuk masyarakat Aceh Utara dan Lhokseumawe.
“Kami akan terus bekerja keras untuk membawa aspirasi masyarakat ke tingkat yang lebih tinggi. Kami berharap masyarakat dapat terus mendukung kami,” katanya.
Reses Tgk. Zulfadli diakhiri dengan pembagian amplop penyerahan kenang-kenangan kepada masyarakat. Masyarakat berharap bahwa kehadiran Tgk. Zulfadli dapat membawa perubahan yang lebih baik bagi daerah mereka.
Betul banget! Putra daerah biasanya lebih paham kebutuhan dan aspirasi masyarakat setempat, jadi lebih mudah buat komunikasi dan realisasi program.
Semoga kedepannya kita bisa lebih percaya dan dukung putra daerah sendiri ya sayang Waled kata maunya hari ini anggota DPRK turut menemani beliau dalam reses ini karena mudah komunikasi DPRA dan DPRK sehingga program yg dibutuhkan masyarakat lebih mengetahui.”ujar Waled.(Kari Usman)






















