A1news.co.id|Nagan Raya — Kepemimpinan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya kembali menjadi sorotan tajam dari berbagai kalangan.
Di tengah berbagai persoalan yang terus menghimpit masyarakat, pemerintah daerah dinilai belum menunjukkan langkah tegas dan keberpihakan yang jelas terhadap rakyat.
Sekretaris Umum HMI Cabang Nagan Raya, Rovi Arinanda, menyampaikan bahwa saat ini masyarakat dihadapkan pada berbagai persoalan serius yang belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Menurutnya, sejumlah masalah seperti administrasi desa yang masih kacau, kualitas pendidikan yang belum mengalami kemajuan berarti, lemahnya perhatian terhadap sektor pertanian, hingga penguasaan lahan melalui Hak Guna Usaha (HGU) perorangan terus menjadi keluhan masyarakat.
Selain itu, aktivitas tambang ilegal juga disebut masih marak terjadi di beberapa wilayah tanpa penindakan yang jelas.
Tidak hanya itu, kasus penyerobotan lahan yang merugikan masyarakat kecil juga terus terjadi dan seakan dibiarkan berlarut-larut tanpa penyelesaian yang tegas.
“Berbagai persoalan ini terjadi di depan mata pemerintah daerah. Namun yang terlihat justru pemerintah lebih sibuknya dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat seremonial semata, sementara jeritan rakyat seolah tidak menjadi prioritas,” ujar Rovi.
Ia juga menilai pemerintah daerah terkesan terlalu takut dalam mengambil langkah tegas terhadap berbagai persoalan yang merugikan masyarakat.
“Jika pemerintah terus ragu dan sibuk mengejar kepentingan tertentu, maka rakyatlah yang akan terus menanggung penderitaan.
Pemerintah jangan hanya hadir di panggung seremoni, tetapi absen ketika rakyat membutuhkan keberpihakan dan keberanian,” tegasnya.
HMI Cabang Nagan Raya pun mendesak pemerintah daerah agar segera mengambil langkah nyata dalam menyelesaikan berbagai persoalan tersebut.
Menurutnya, pemerintah harus kembali pada tugas utamanya sebagai pelayan rakyat, bukan sekadar menjalankan rutinitas kekuasaan tanpa keberpihakan kepada masyarakat.(*)






















