A1news.co.id|Jakarta Selatan – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Selatan memberikan layanan kemanusiaan bagi warga terdampak musibah kebakaran yang terjadi di wilayah RT 13/RW 09, Kelurahan Bintaro, pada Sabtu (14/3).
Dalam upaya pemadaman kebakaran tersebut sebanyak 150 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) dikerahkan ke lokasi. Peristiwa ini mengakibatkan sekitar 10 rumah warga mengalami kerusakan akibat kobaran api. Akibat peristiwa tersebut, sejumlah warga harus terpaksa mengungsi di SDN Bintaro 01 dan 02.
Selain menyalurkan bantuan kebutuhan dasar, PMI Kota Jakarta Selatan juga membuka layanan Pos Kesehatan guna memastikan kondisi kesehatan para pengungsi tetap terpantau serta mendapatkan penanganan yang diperlukan.
Bantuan yang disalurkan antara lain 40 paket sembako, 32 paket perlengkapan kebutuhan dasar, 2 karton pampers, 10 dus susu formula, air mineral, serta beberapa jerigen cairan pembersih lantai untuk membantu menjaga kebersihan lingkungan di lokasi pengungsian.
Ketua PMI Kota Jakarta Selatan, H. Mundari, menyampaikan bahwa kehadiran PMI di lokasi merupakan bagian dari peran PMI sebagai mitra pemerintah dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.
“Di sinilah PMI sebagai mitra pemerintah hadir untuk memberikan bantuan serta layanan. Mengingat ini juga merupakan bentuk kebermanfaatan dari Bulan Dana PMI tahun 2025 lalu, maka kami kembalikan kepada masyarakat dalam bentuk bantuan seperti ini, khususnya bagi kelompok-kelompok yang rentan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sejak awal menerima informasi kejadian, pihaknya langsung menugaskan jajaran terkait untuk melakukan pendataan kebutuhan warga terdampak.
“Minggu siang saya segera menugaskan Seksi Pelayanan dan Seksi Kesehatan untuk menginventarisir kebutuhan-kebutuhan apa saja yang menjadi prioritas bagi warga,” tambahnya.
Kehadiran relawan PMI di lokasi diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga yang terdampak, sekaligus memberikan dukungan bagi para penyintas agar dapat kembali bangkit setelah musibah yang terjadi.(*)






















