A1news.co.id|Takengon – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026, Rutan Kelas IIB Takengon menegaskan komitmen penuh dalam mewujudkan visi “Pemasyarakatan Bersih”.
Langkah strategis ini diwujudkan melalui pelaksanaan deteksi dini berupa tes urine serentak yang menyasar seluruh elemen di dalam institusi.
Kegiatan ini menjadi instrumen krusial untuk memastikan bahwa lingkungan hunian tetap kondusif dan steril dari segala bentuk penyalahgunaan narkotika, demi menjaga marwah pemasyarakatan yang berintegritas.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Takengon, Rusli, dengan melibatkan tenaga medis profesional, perawat mahir Cut Sri Bahgiani.
Pelaksanaan tes urine ini merupakan implementasi nyata dari 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menekankan pada penguatan aspek keamanan dan ketertiban.
Dengan keterlibatan aktif tim medis internal, proses pengambilan sampel dilakukan secara sistematis dan transparan sesuai dengan standar prosedur operasional yang berlaku.
Petugas dan warga binaan menjalani pemeriksaan sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan dan disiplin organisasi.
Langkah kolektif ini bertujuan untuk membangun benteng pertahanan internal terhadap ancaman narkoba, sekaligus memberikan kepastian bahwa seluruh jajaran Rutan Takengon bebas dari pengaruh zat terlarang.
Melalui deteksi dini ini, diharapkan tercipta budaya kerja yang sehat dan lingkungan pembinaan yang lebih produktif serta jauh dari potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali. Hasil dari pemeriksaan tes urine, pegawai dan warga binaan negatif dari narkotika.
Laporan ini disusun sebagai wujud pertanggungjawaban atas dedikasi seluruh jajaran Rutan Kelas IIB Takengon dalam mendukung program nasional pemberantasan narkotika dan menyemarakkan peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan tahun ini.(*)






















