A1news.co.id | RIAU ||Kepolisian Sektor Bunut melakukan monitoring ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU No. 14.283.624 PT Riau Patra Niaga yang berlokasi di Desa Lubuk Terap, Kecamatan Bandar Petalangan, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB tersebut dilakukan sebagai respons atas adanya antrean kendaraan yang terjadi di SPBU setempat.
Kapolsek Bunut AKP Arinal Fajri, S.H. menyebutkan bahwa dari hasil pengecekan di lapangan, stok BBM jenis Pertalite tersedia sebanyak 1.500 liter, sementara untuk Pertamax, Pertamax Turbo, Bio Solar, dan Dexlite dalam kondisi kosong.
Adapun harga BBM yang berlaku di SPBU tersebut, yakni Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamax Rp12.900 per liter, Pertamax Turbo Rp20.250 per liter, Bio Solar Rp6.800 per liter, dan Dexlite Rp24.650 per liter.
Menurut hasil pemantauan, antrean kendaraan terjadi bukan karena distribusi di SPBU tersebut semata, melainkan akibat sejumlah SPBU lain di wilayah sekitar mengalami kekosongan stok, sehingga masyarakat beralih mengisi BBM di SPBU Lubuk Terap.
“Kondisi ini menyebabkan peningkatan volume kendaraan dan antrean di lokasi,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, petugas juga memberikan imbauan kepada pihak manajemen SPBU agar penyaluran BBM subsidi dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku serta menghindari potensi penyimpangan.
Selain itu, pihak SPBU juga diminta turut membantu pengaturan arus lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan di sekitar lokasi.
Monitoring berakhir sekitar pukul 13.35 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan terkendali tanpa gangguan berarti.






















