A1news.co.id|Aceh Utara– Tepat jam 07.30 Wib Shalat Ied ditegakkan di Mesjid Besar Bujang Salim Dewantara Aceh Utara yang bertindak sebagai Imam Tgk Syaifuddin Ramli Imam Besar Mesjid Bujang Salim.
Dan yang bertindak sebagai Khatib adalah Tgk.Zulkifli H.Usman bin Hasan dari Batuphat Timur Muara Satu kota Lhokseumawe,Senin 17 Juni 2024/10 Zulhijjah 1445 H.
Shalat Iedul Adha juga dihadiri oleh PJ.Bupati Aceh Utara,Dr Drs.Mahyuzar,MSI beserta ibu dan rombongan tiba dalam mesjid pada pukul 07.20 wib.
Juga dihadiri oleh pihak Muspika Dewantara, Kapolsek, Danramil serta Camat Dewantara beserta ketua BKM Mesjid Bujang Salim Waled Tgk.Dibangka.
Dalam khutbah Khatib mengingat kan kita agar meneladani Nabi Ibrahim AS dan keluarga nya dalam ketaqwaan nya kepada Allah SWT yang cinta nya kepada Allah SWT melebihi dari cinta kepada kepada anak dan harta.
Sehingga Allah SWT menguji keimanan nabi Ibrahim AS agar menyembelih anak satu satunya dari istrinya Siti Sarah sebagai qurban di bulan Zulhijah.
Perintah untuk menyembelih putra kesayangannya melalui mimpi sampai tiga malam berturut-turut.
Sehingga Nabi Ibrahim AS menanyakan pendapat dari Ismail anak Satu satunya tentang mimpi tersebut.
Dengan bijak sana dan hati yang ikhlas mengatakan pada ayah ‘kalau memang ayah yakin itu perintah Allah SWT maka laksanakan ayah Insya Allah saya dalam keadaan sabar “.
Allah dan malaikat yang menyaksikan eksekusi penyembelihan qurban itu lalu mengganti kan dengan se ekor Kibas (kambing) dan Nabi Ismail selamat tidak jadi di qurban kan dan Allah mengganti kan dengan hewan.
Diakhir khutbah nya khatib mengutip satu hadits Nabi SAW bahwa hukum berqurban itu adalah Sunnah Muakat yaitu sunat yang sangat dianjurkan bagi yang mampu.
Apa bila seorang hamba sudah mampu untuk berqurban tapi tidak melakukan nya maka orang tersebut jangan dengan dekat dengan Mushalla ku”.
Khatib menambahkan bahwa barang siapa yang menumpahkan darah qurban nya dalam tiga hari yakni tgl 10.11 dan 12 Zulhijjah maka Allah SWT akan mengampuni dosanya dan harta menjadi berkah dan diakhiri hewan qurban tersebut sebagai kendaraan dalam perjalanan di hari akhirat yang jauhnya 30 THN perjalanan.
Sedang Ibadah haji adalah rukun Islam yang ke lima wajib dilaksanakan bagi orang yang mampu.Haji yang mabrur balasan adalah Surga,pesan khatib diakhiri khutbah nya.(Din)






















