
A1news.co.id|Aceh Utara – Pemerintah Gampong Matang Ben, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, telah menunjukkan komitmennya dalam merealisasikan penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026 secara tepat sasaran dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Meski Dana Desa tahun ini baru dicairkan tahap pertama sebesar sekitar 40 persen dari total pagu anggaran, pemerintah gampong telah mulai melaksanakan sejumlah program prioritas yang dinilai menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

Program yang telah direalisasikan di antaranya santunan kain kafan bagi warga yang meninggal dunia sebesar Rp1.000.000 per orang, penyaluran santunan kepada anak yatim piatu dan penyandang disabilitas, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, pemasangan lampu jalan di beberapa titik lingkungan gampong, serta kegiatan gotong royong dan normalisasi saluran irigasi pertanian warga.
Kegiatan gotong royong tersebut melibatkan aparatur desa bersama masyarakat dalam membersihkan saluran irigasi yang selama ini mengalami pendangkalan dan ditumbuhi semak belukar.
Langkah tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya para petani, karena dinilai mampu memperlancar distribusi air ke area persawahan dan mendukung peningkatan hasil pertanian warga.
Geusyik Gampong Matang Ben, Saiful Amri, kepada awak media menyampaikan bahwa keterbatasan anggaran bukan menjadi alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, esensi utama Dana Desa adalah menghadirkan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh warga.
“Pemerintah gampong memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Walaupun dana desa tahun ini mengalami penurunan dan baru cair sekitar 40 persen pada tahap pertama, kami tetap berupaya mengelolanya secara bijaksana, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan mendasar masyarakat,” ujar Saiful Amri.
Beliau menegaskan bahwa pembangunan tidak semata-mata diukur dari besarnya anggaran, melainkan dari sejauh mana pemerintah mampu menghadirkan kepedulian sosial, memperkuat kebersamaan, dan menjaga keberlangsungan kehidupan masyarakat desa.
“Kami ingin pembangunan di Gampong Matang Ben tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga mampu membangun nilai kemanusiaan, solidaritas, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Bantuan sosial, perhatian kepada anak yatim dan penyandang disabilitas, hingga normalisasi irigasi merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kepedulian sosial,” tambahnya.
Menurut Saiful Amri, pemasangan lampu jalan juga menjadi salah satu langkah strategis pemerintah gampong dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas warga pada malam hari.
Beliau berharap seluruh program yang telah berjalan dapat menjadi pondasi bagi pembangunan desa yang berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Kami percaya bahwa desa yang maju bukan hanya desa yang berkembang infrastrukturnya, tetapi juga desa yang masyarakatnya hidup dalam kebersamaan, kepedulian, dan rasa saling memiliki.
Semoga ke depan Dana Desa kembali meningkat sehingga lebih banyak program pemberdayaan dan pembangunan yang dapat kami realisasikan untuk kepentingan masyarakat luas,” tutupnya.
Realisasi Dana Desa tahap pertama tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai mampu menjawab kebutuhan sosial warga sekaligus mendukung sektor pertanian dan memperkuat budaya gotong royong di lingkungan Gampong Matang Ben.(RF)

Tidak ada komentar