A1news.co.id|Takengon– Dalam rangka pelaksanaan Program Pengendalian TBC-HIV dan Kolaborasi TBC-HIV bagi warga binaan pemasyarakatan, Rutan Kelas IIB Takengon bekerja sama dengan Dinas kesehatan Aceh tengah melakukan survey batuk yang dilaksanakan di Aula Rutan Takengon.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham RI No. PAS.6-PK.06.07-502 tentang Pengendalian Penyakit Menular HIV AIDS dan TBC yang bertujuan untuk mengoptimalkan angka penemuan kasus TBC secara aktif dan masif pada kelompok komunal yg berisiko tinggi / rentan terhadap penularan / penyebaran di dalam komunitas khususnya Lapas / Rutan.
Kegiatan ini dilakukan oleh petugas Rutan Takengon, Dinas kesehatan Aceh tengah, dan Puskesmas Bebesen.
Sebanyak 268 orang warga binaan mengikuti kegiatan screening terpadu tersebut, Rabu 31 Juli 2024.
Kegiatan dimulai dari pendaftaran, wawancara dengan metode indept interview terkait data diri dan faktor risiko HIV kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan HIV dan screening TBC.
Bagi warga binaan dengan suspect TBC akan dilakukan pengambilan sampel dahak untuk selanjutnya sampel dikirimkan ke RSUD Datu Beru Takengon.
Husni berharap dengan adanya kegiatan screening terpadu yang telah dilaksanakan ini dapat menekan persebaran kasus penyakit menular HIV, dan TBC serta dapat menekan penyakit tidak menular yang berhubungan dengan Kesehatan Jiwa.(BA)






















