A1news.co.id|Lhokseumawe– Dalam dialog pagi sambil menikmati kopi bersama staf Kantor Walikota Lhokseumawe dan dihadiri oleh Kapolres dan Dandenpom IM/I Lhokseumawe A.Hanan SP.MM melontarkan gagasan tentang bagaimana cara mengelola sampah dan parkir dalam kota Lhokseumawe.
Kebersihan dan ketertiban dalam perparkiran dalam suatu kota adalah hal yang tidak bisa di sepelekan.Karena itu menyangkut harga diri suatu pimpinan tertinggi di suatu daerah.
Masalah parkir ini pihak Pemko sudah melakukan inovasi dengan memberikan tanda pengenal kepada petugas parkir sekaligus memberikan rompi parkir melalui Dishub Kota Lhokseumawe.
Selama ini tukang parkir sudah membuat resah masyarakat dengan bertindak arogan dan terindikasi preman,juga banyak tukang parkir yang tidak resmi.Juga tarif parkir dipungut tidak sesuai aturan.
Sedang AKBP Henki Ismanto mengajak masyarakat kota Lhokseumawe agar mematuhi peraturan berlalulintas.
Dengan patuh dan tertib berlalulintas maka angka kecelakaan bisa ditekan.Kalau kecelakaan sudah terjadi maka sudah pasti ada yang rugi..
Pak Kapolres mengingatkan masyarakat pengguna jalan raya dengan sepeda motor agar memakai helm, SIM dan jangan bonceng tiga.
Dan jangan ugal ugalan serta tidak memakai knalpot brong yang bisa mengganggu ketertiban umum dijalan raya,pesan Henki Ismanto, Jumat 02 Agustus 2024.(Din)






















