A1news.co.id|Takengon– Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bidang PAUD menggelar acara kegiatan Parenting dengan tema “Untuk Mencegah Stunting Pada Anak Tahun 2024”

Acara yang di laksanakan di aula Disdikbud selama dua hari 8- 9 Oktober di hadiri langsung oleh Bunda PAUD Aceh Tengah Ummu Hanik Subhandy, Plt Kadisdikbud Harun Manzola, SE, MM, Kabid PAUD dan PNF Ruhdi S.Pd, Ketua GTKI Aceh Tengah, MKKS PAUD Kabupaten, 15 Perwakilan Guru PAUD Bebesen, Pegasing, Lut Tawar, Kebayakan, Silihnara, Bies.

Kabid PAUD dan PNF Ruhdi S.Pd dalam sambutan menyampaikan sehingga pada hari yang bahagia ini, hari ini kita membuat acara Bidang PAUD menggelar acara kegiatan Parenting mencegah stunting pada anak tahun 2024″.
Kegiatan ini di laksanakan selama dua hari dengan dua kegiatan yang pertama, satu sesi di kantor dinas ini mulai dari pukul 08: 30 WIB sampai 12 :00 WIB, sesi kedua Outbond (Alam Terbuka) di lokasi objek Wisata Anak Mas Rifting di Kampung Jurusen.
Pesertanya untuk hari pertama yang ikut berjumlah kurang lebih 180 orang yang terdiri dari Guru Tk, Perwakilan dari wali murid, Bunda Paud Kampung ( ibu Reje) dan beberapa yang hadir Bunda Paud Kecamatan (ibu Camat), Ucap Kabid PAUD Ruhdi.
Plt Kadisdikbud Harun Manzola mengatakan bahwa kegiatan parenting dan stunting, yang mendidik anak itu tanggung jawab kedua orang tuanya,

Parenting itu maknanya orang tua, kegiatan ini sudah banyak di lakukan banyak di negara negara maju, sebetulnya parenting itu proses, proses mendidik dan mengasuh anak dari lahir hingga sekarang oleh kedua orang tua.
Dari artinya singkat, parenting sebagai pola asuh orangtua terhadap anak, tantang terbesar, hari ini generasi sekarang menghadapi digitalisasi, kalo anak kita tidak memiliki skil, dia akan tersisih, mau bertani, mana tanah, mau jadi guru PAUD, tidak semua sekolah mau terima anak kita

Saya sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tengah resmi membuka kegiatan Bidang PAUD menggelar Parenting dengan tema “Untuk Mencegah Stunting Pada Anak Tahun 2024”
Dan yang paling penting, kita berharap kepada para peserta yang hadir ini, setelah pulang dari sini segera terapkan apa yang sudah di pelajari dan bermanfaat bagi peserta didik dan bagi orang tua yang tidak terlibat pada kegiatan ini, Ungkap Plt Kadis Harun Manzola.
Sebagai Pemateri Ummu Hanik Subhandi Sebagai Bunda PAUD sekaligus Pj Ketua PKK menerangkan bahwa kenapa Indonesia Emas pada tahun 2045, bertepatan 100 tahun kemerdekaan Indonesia.

Apa yang menjadi harapan kita tahun 2045, Indonesia menjadi sebuah negara maju dan di segani di dunia internasional, apa yang di butuhkan agar Indonesia tetap maju dan berkembang.
Ada 3 poin pembangunan ekonomi, SDM berkualitas, Infrastruktur yang berkelanjutan, yang terpenting adalah manusianya, kalo manusia tidak berkualitas, tidak ada artinya.

Dengan pertumbuhan manusia yang berkualitas, kebutuhan yang tercukupi, seperti makanan yang sehat, vitamin cukup, pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Kita bisa mencontoh, negara cina mereka memiliki SDM yang memadai dan berkualitas dengan semua tercukupi, SDMnya punya Skil yang profesional, bisa kita lihat dengan merek elektronik semua berasal dari cina.
Kualitas sumber daya manusia masih rendah, tingkat pendidikan rendah, stunting, masalah kesehatan, ketimpangan ekonomi, Insfrastruktur, ketidakstabilan lingkungan dan ketahanan pangan.
Stunting adalah gagal tumbuh pada anak, kekurangan gizi pada kehamilan ibu, kurangnya air bersih, kurang bersih jamban, kurang asupan gizi pada anak.
Semoga kita dapat menghadapi semua permasalahan terutama dalam pencegahan stunting dengan meningkat ketahanan pangan, perbaikan saluran air bersih, kualitas kesehatan, asupan makanan yang sehat, perbaikan ekonomi, Ucap Ummu Hanik.(Red)






















