A1news.co.id|Aceh Singkil– Hari ke dua pasca di tetapkan nya Aceh Singkil sedang mengalami banjir akibat curah hujan tinggi dan banjir kiriman membuat kondisi Ibukota Singkil mengalami dampak yang kian bertambah, 15 Oktober 2024.
Meskipun sejumlah daerah kecamatan telah surut seperti di wilayah Gunung Meriah , Suro, Kuta Baharu, Hingga Simpang Kanan, telah surut.Namun total terdampak mencapai 5.004 KK, atau 19.444 jiwa.
Petugas Piket Pusat Kendali Operasi (Pusdalops) BPBD, Rosiana Kusuma Wardani mengatakan secara global di Kecamatan Singkil masih banjir dengan ketinggian air 50 cm s/d 120 cm , cenderung mengalaminya peningkatan.
Hingga saat ini pihak BPBD masih melakukan pemantauan, Koordinasi dan Pelaporan, ujarnya.
Terpantau, di pusat Ibukota Aceh Singkil aktivitas kegiatan perkantoran masih relevan, namun terjadi konfigurasi daya dorong pasang laut di salah satu jalan ruas provinsi dalam kota.
Sementara di jalan bandes , jalan trandas, jalan BRR, kondisi air tampak telah menyebrang jalan.
Pihak Pemkab Aceh Singkil telah mengelar rapat koordinasi penetapan status keadaan bencana pada hari ini di Kantor Bupati setempat sore , di hadiri Forkopimda, SKPD, termasuk Camat.
Media melihat bahwa pada rencana tata ruang Kabupaten Aceh Singkil 2012-2032 disisi aspek wilayah menyebut, Sumber dari rencana Analisis isu potensi dan permasalahan regional global mengenai aspek wilayah kabupaten Aceh Singkil merupakan daerah rawan bencana alam.
Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada musim hujan setiap tahunnya adalah banjir.
Sedangkan dari aspek ekonomi, wilayah Aceh Singkil secara morfologi berada pada daerah datar , bergelombang, dan landai.
Dari analisis keuangan daerah juga disebutkan PAD mempunyai kemampuan yang sangat kurang dalam membiayai pembangunan daerah.
Hal itu terjadi karena PAD Aceh Singkil masih relatif kecil di bandingkan dengan total pendapatan daerah dalam membiayai pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan.
Di bidang rasio ketergantungan keuangan daerah menyimpulkan bahwa rata-rata rasio ketergantungan adalah 88,54%. Dikategorikan ketergantungan nya sangat tinggi.
Keadaan ini menunjukkan tingkat ketergantungan Pemkab Aceh Singkil sangat tinggi terhadap pemerintah pusat maupun provinsi untuk mengatasi problematika banjir tersebut.(Irfan)






















