A1news.co.id|Takengon – Ketua Panwaslih Kabupaten Aceh Tengah Ismid Ridha Isma resmi melantik 70 (tujuh puluh) orang Satgas Anti Politik Uang hari ini (24/11/2024).
Ismid menyampaikan, Satgas Anti Politik Uang yang dilantik tersebar di 14 Kecamatan se-Kabupaten Aceh Tengah yang bertujuan untuk memantau, melaporkan dan menangkap pelaku yang diduga melakukan pelanggaran-pelanggaran yang terjadi dalam pemilihan, terutama praktek politik uang.
Praktik Politik Uang menjadi tantangan tersendiri di Aceh Tengah dan praktik politik uang tetap menjadi kerawanan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Aceh Tengah kali ini, tambah Ismid.
Kami juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama memberantas Praktik Politik Uang yang dapat merusak Integritas Pemilihan. Dia juga berharap masyarakat semakin dewasa dan tidak terpengaruh politik uang ketika memberikan suara pada 27 November 2024 mendatang, terang Ismid.
Ismid menegaskan Panwaslih Kabupaten Aceh Tengah beserta jajaran akan bersiaga untuk menjaga marwah Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati di Aceh Tengah, jadi jangan coba-coba untuk tidak menaati aturan hukum.
Selain itu PJ. Bupati Aceh Tengah Subhandhy, AP, M.Si, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap pembentukkan Satgas Anti Politik Uang oleh Panwaslih Kabupaten Aceh Tengah.
Pilkada serentak tahun 2024 merupakan sejarah baru bagi Indonesia khususnya Kabupaten Aceh Tengah, karena Pilkada Tahun 2024 ini berupakan Pilkada terbesar sepanjang sejarah terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia, tambah Pj. Bupati Aceh Tengah
“Terus bekerja secara maksimal dan profesional dalam mengawasi jalannya Pemilihan Serentak Tahun 2024 agar Kabupaten Aceh Tengah bersih dari yang namanya Politik Uang, tutup”, Pj. Bupati Aceh Tengah.(AB)






















