A1news.co.id|Subulussalam – Kondisi bangunan milik Pemerintah Daerah Kota Subulussalam, semakin memprihatinkan, bangunan-bangunan yang seharusnya menjadi aset berharga bagi masyarakat kini tampak terbengkalai, bahkan mulai rusak parah atap dan sementara tanaman liar tumbuh subur di berbagai sisi bangunan.
Hasil penelusuran media A1news.co.id mengungkap bahwa gedung-gedung aset pemerintah yang terbengkalai ini jumlahnya cukup banyak.
Beberapa di antaranya mengalami kerusakan parah pada dinding dan atap yang bocor dan kini nyaris tidak dapat digunakan lagi.
Ironisnya, bangunan-bangunan tersebut dibangun dengan dana yang tidak sedikit, namun sekarang hanya menjadi bangunan kosong yang tak terurus.
Warga Subulussalam timur yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi ini.
“Saya yakin untuk membangun gedung-gedung ini pasti memakan biaya ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Tapi lihat sekarang, bangunan-bangunan ini hanya jadi rumah hantu” ujar warga tersebut dengan nada kesal.
Bangunan-bangunan yang paling mencolok tidak berfungsi antara lain gedung UPTD, unit pelaksanaan uji kendaraan berkala sepeda motor, di terletak di samping Dinas perhubungan, kedua bangunan tersebut sudah dibangun bertahun-tahun yang lalu, namun kini hanya menjadi simbol pemborosan anggaran daerah.
Ketika anggaran besar sudah dikeluarkan untuk pembangunan, seharusnya ada upaya yang serius untuk memastikan bahwa aset tersebut digunakan dan dikelola dengan baik.
Dengan begitu, masyarakat dapat merasakan manfaat dari fasilitas yang telah dibangun dengan dana publik.
Apabila kondisi ini terus dibiarkan, tidak hanya aset-aset tersebut yang akan hilang nilainya, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah.
Oleh karena itu, langkah nyata dari Pemerintah Daerah sangat dinantikan agar gedung-gedung tersebut dapat kembali difungsikan sesuai dengan tujuan awal pembangunan (Ramona)






















