A1news.co.id|Subulussalam – Proyek pembangunan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) mini di Desa Darussalam yang dikerjakan secara swakelola sebanyak 50 unit tidak sesuai dengan spek yang telah ditentukan.
Selain itu, anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini juga pagu dan tidak jelas.ini ada dugaan pelaksanaan kegiatan mencari keuntungan yang merugikan uang rakyat
Menurut salah satu tokoh masyarakat Desa Darussalam proyek pembangunan MCK mini ini telah di bangun sejak tahun lalu dengan anggaran yang fantastis 600 juta.
Namun hingga saat ini proyek tersebut belum selesai dan tidak sesuai dengan spek yang telah ditentukan.
“Kami sangat kecewa dengan kinerja KSM nya yang tidak profesional dan tidak transparan dalam pengelolaan anggaran Sampe sekarang tidak selesai.
Pemerintah sudah memberikan yang terbaik, kegiatan pembangunan MCK ini jangan Asas manfaat mencari keuntungan,” kata salah satu tokoh masyarakat Darussalam
Rabu.5/3/2025 kami Coba menghubungi kepala Dinas PUPR kota Subulussalam Alhaddin melalui pasan WhatsApp,kenapa kegiatan MCK mini yang didesa darussalam belum siap sampe saat ini,”dana kegiatan tersebut tinggal 30% lagi tutur kadis dengan singkat.
Dengan demikian, diharapkan pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti proyek pembangunan MCK mini ini dan memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan dapat digunakan secara efektif dan efisien.
Tapi ini ada indikasi penyimpangan, bila perlu turunkan tim audit seret pelaku kejahatan yang manfaat dana untuk masyarakat tutur tokoh masyarakat.(Ramona)






















