MENU

PP Aceh Tamiang : CSR PEMA Untuk Trisakti, Nepotisme Alumni, Pengkhianatan Terhadap Rakyat Aceh

2 menit membaca View : 2
Admin
Berita - 06 Sep 2025

A1news.co.id|Aceh Tamiang – Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Aceh Tamiang mengecam keras terkait tindakan PT. PEMA yang telah menyalurkan dana CSR sebesar Rp20 juta untuk acara Dies Natalis Universitas Trisakti di Jakarta.

 

Bagi kami, persoalan ini bukan sekadar angka/Nilainya memang hanya Rp20 juta. Tetapi pesannya jelas :

PT. PEMA telah mengkhianati rakyat Aceh. Dana CSR yang seharusnya untuk membangun pendidikan, kesehatan, dan ekonomi rakyat Aceh, justru dipakai untuk pesta di kampus elit Jakarta. Sangat disesalkan ucap Ketua MPC PP tersebut kepada awak media a1News co id. Sabtu 06/09/2025.

 

Lanjut Edi Syahputra, yang lebih parah lagi, penyaluran dana CSR tersebut,terkait erat dengan Direktur PT. PEMA yang merupakan alumni Universitas Trisakti.

“Fakta tersebut menunjukkan adanya indikasi nepotisme dan conflict of interest, di mana dana rakyat Aceh dijadikan alat untuk menyenangkan almamater pribadi.”

 

Kami menilai kebijakan tersebut :

 

1. Menyalahgunakan fungsi CSR, yang seharusnya digunakan untuk pemberdayaan masyarakat Aceh, bukan pencitraan kampus di Jakarta.

 

 

2. Mengkhianati amanah publik, karena dana CSR berasal dari hasil pengelolaan aset rakyat Aceh.

 

 

3. Mencederai integritas BUMD, dengan mempraktikkan nepotisme dan kepentingan pribadi di atas kepentingan masyarakat.

 

 

 

Kami menuntut :

 

PT. PEMA segera hentikan seluruh penyaluran CSR keluar Aceh, termasuk yang bermotif almamater.

Pemerintah Aceh segera memeriksa dan mengevaluasi kepemimpinan Direktur PT. PEMA yang telah menyalahgunakan kewenangannya.

Dana CSR yang sudah keluar untuk Dies Natalis Trisakti harus dikembalikan, dan diprioritaskan untuk rakyat Aceh. Ujar Edi Syahputra.

 

MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Aceh Tamiang menegaskan : ini bukan sekadar uang, ini soal harga diri rakyat Aceh.

Jika praktik semacam ini terus dibiarkan, maka kami siap menggalang perlawanan rakyat Aceh untuk menuntut keadilan. Tekadnya.

 

CSR adalah hak rakyat Aceh, bukan bancakan elit dan almamater.! Ujar Edi Syahputra,ST geram. (AR)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS