
A1news.co.id | RIAU || Guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap melanda wilayah Kabupaten Pelalawan, Polsek Bunut bersama TNI melaksanakan patroli gabungan di daerah rawan karhutla, Sabtu (20/9) siang. Kegiatan ini juga disertai sosialisasi Maklumat Kapolda Riau terkait larangan membakar hutan dan lahan.

Patroli yang dimulai pukul 11.05 WIB ini berlangsung di Desa Petani, Kecamatan Bunut, yang dikenal sebagai daerah rawan kebakaran.
Dalam operasi tersebut, personel yang terlibat antara lain Aipda Nanda, Brigadir Arlis, dan Sertu Niki, yang secara intensif mengedukasi masyarakat sekitar tentang bahaya dan dampak negatif membakar lahan secara sembarangan.
Kapolsek Bunut, AKP Arinal Fajri, S.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas nyata antara TNI dan Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman kabut asap akibat karhutla.
“Selama patroli, situasi terpantau aman dan terkendali, serta tidak ditemukan titik api di wilayah yang kami pantau,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran yang dapat berdampak luas bagi kesehatan dan ekosistem setempat.
Patroli gabungan ini juga menjadi bukti komitmen aparat keamanan untuk terus bersinergi dalam menghadapi tantangan karhutla yang setiap tahun menjadi perhatian bersama.
Melindungi Tuah, Menjaga Marwah menjadi semangat yang diusung oleh Polsek Bunut dalam menjalankan tugas pengamanan dan pelestarian lingkungan.

Tidak ada komentar